Tekan Harga, Bulog Mulai Guyur Pasar dengan Daging Murah

Gentur Putro Jati, CNN Indonesia | Senin, 13/06/2016 09:26 WIB
Bulog menyebut operasi pasar dilakukan pada pekan kedua ramadan, karena harga daging sapi di Sulut terbilang tinggi yaitu mencapai Rp97.500 per kg. Perum Bulog menyebut operasi pasar dilakukan pada pekan kedua ramadan, karena harga daging sapi di Sulut terbilang tinggi yaitu mencapai Rp97.500 per kg. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Masih tingginya harga daging sapi, jauh di atas harga acuan Rp80 ribu per kilogram (kg) yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat Perusahaan Umum (Perum) Bulog mempercepat operasi pasar. Bulog mengawali operasi pasar (OP) daging sapi di Manado yang masuk wilayah kerja Bulog Divre Sulawesi Utara (Sulut).

“Kami melakukan OP daging sapi di sejumlah titik padat penduduk di Kota Manado dan sekitarnya, dengan harga jauh di bawah pasar tradisional dan swalayan," kata Kepala Perum Bulog Divre Sulut dan Gorontalo Sabarrudin Amrulla di Manado, seperti dikutip kantor berita Antara, Senin (13/6).

Sabarrudin menyebut OP dilakukan pada pekan kedua ramadan, karena harga daging sapi di Sulut terbilang tinggi yaitu mencapai Rp97.500 per kg.


Selain mengguyur daging sapi langsung ke pemukiman yang padat penduduk, Bulog menurutnya juga menjual daging sapi melalui pasar Bersehati di Kota Manado dan di depan kantor perusahaan.

Siapkan 15 Ton

Harga daging sapi Bulog yang lebih rendah dibandingkan harga pasar, membuat masyarakat sangat meminati daging sapi Bulog. Sabarrudin mengaku sudah menyiapkan 15 ton daging sapi untuk didistribusikan ke masyarakat sampai Lebaran nanti.

“Sebagian kami simpan di tempat penyimpanan dingin. Jika masih banyak permintaan, kami akan mendatangkan pasokan lagi,” jelasnya.

Selain menjual daging sapi, OP yang digelar Bulog Sulut juga menjual beras dengan harga Rp7.900 per kg, bawang merah seharga Rp35 ribu per kg, dan juga minyak goreng. (gen)