Direktur Global Mediacom, David Fernando Audy mengatakan, pihaknya telah menunjuk PT Morgan Stanley Asia Indonesia sebagai penasihat rencana transaksi saham tersebut. Namun, hingga kini belum ada investor yang menyatakan keseriusan.
“Kami sudah tunjuk Morgan Stanley untuk mencari investor strategis, seperti advisor. Nanti kami lepas 10 persen sampai 20 persen saham di SVN, tapi saat ini belum ada yang serius,” jelasnya, Kamis (23/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ada tiga sampai empat investor. Semuanya investor asing. Belum bisa sebut nama karena belum 100 persen pasti,” katanya.
Untuk diketahui, nantinya SVN membawahi perusahaan televisi berbayar PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) dan perusahaan penyedia jasa internetm PT MNC Kabel Mediakom.
Adapun, MNC Sky Vision sebelumnya telah melepas saham tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau private placement sebanyak 10 persen saham. Dana yang akan dihimpun dari private placement itu berjumlah Rp769,69 miliar.
Perseroan menyatakan, private placement dilakukan untuk meningkatkan kinerja 2016. Selain menyiapkan private placement, MNC Sky Vision juga akan meminjam dana dari perbankan. (gen)