Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, solusi pertanian Indonesia adalah mekanisasi, oleh karena itu, jajarannya akan memberikan combine harvester (mesin panen kombinasi) dan rice planter (mesin penanam padi).
“Mekanisasi menjadi solusi ketika jumlah tenaga kerja di sektor pertanian semakin menurun karena para pemuda lebih banyak yang memilih meninggalkan desa. Dengan mekanisasi, panen yang biasanya butuh 20 orang, dalam empat jam selesai," katanya seperti dilansir kantor berita Antara, (9/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau negara-negara Eropa saja yang hanya punya waktu tanam tiga bulan bisa swasembada, kenapa kita yang punya waktu tanam 12 bulan tidak bisa?" ujarnya.
Lebih lanjut, Menteri lulusan Universitas Hasanuddin ini mengajak semua pihak khususnya para peneliti dan petani untuk bekerja keras bagi kemajuan pertanian Indonesia.
"Bangunkan lahan tidur, peneliti tidur, petani tidur, selama ini kita sudah terlalu banyak santai," pungkasnya. (antara/gir)