Libur Lebaran, Konsumsi Pertalite dan Pertamax Melonjak

Giras Pasopati, CNN Indonesia | Minggu, 10/07/2016 08:56 WIB
Libur Lebaran, Konsumsi Pertalite dan Pertamax Melonjak PT Pertamina (Persero) melansir, penyaluran Pertamax dan Pertalite menunjukkan tren tinggi hingga 100 persen di atas penyaluran normal. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pertamina (Persero) melansir, selama masa libur Lebaran 2016, penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax dan Pertalite melonjak drastis, sedangkan konsumsi Premium dan Solar terus turun.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan, hingga 8 Juli 2016 pukul 00.00 WIB, penyaluran Premium mencapai 91 persen dari rata-rata harian normal sebanyak 70.566 kiloliter per hari. Adapun penyaluran Biosolar masih berada jauh di bawah normal yaitu sebanyak 86 persen dari rata-rata normal 35.319 kiloliter per hari.

“Penyaluran Pertamax masih menunjukkan tren tinggi hingga 127 persen di atas penyaluran normal sebesar 11.250 kiloliter per hari. Akumulasi tersebut semakin jauh melampaui ekspektasi perusahaan yang memprediksikan rata-rata 117 persen di atas konsumsi normal,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (10/7).

Sementara, untuk Pertalite penyalurannya mencapai 140 persen dari rata-rata normal sebanyak 10.000 kiloliter per hari. Jumlah ini, kata Wianda, telah melampaui perkiraan sebelumnya yaitu rata-rata 10.200 kiloliter per hari.

"Masyarakat mungkin kali ini lebih banyak menghabiskan waktu jalannya untuk rute-rute pendek guna bersilaturahmi dengan sanak saudara di kampung halaman.”

“Namun, menariknya Pertamax dan Pertalite tetap stabil di atas 30.000 kiloliter per hari. Tentu kami sangat mengapresiasi pilihan masyarakat tersebut dengan senantiasa menjaga ketersediaan stok yang cukup rata-rata di atas 20 hari," kata Wianda.

Area Manager Communications and Relations Jawa bagian Tengah Pertamina, Suyanto mengungkapkan, berdasarkan data harian penyaluran BBM jenis Premium pada periode yang sama mencapai 11.821 kiloliter atau setara dengan 131 persen dari rata-rata harian normal, untuk Solar 1.680 kiloliter setara dengan 33 persen dari rata-rata harian normal.

Sementara untuk BBM seperti Pertalite dan Pertamax justru mengalami kenaikan yang cukup signifikan mencapai 100 persen lebih dari rata-rata harian. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat sudah mulai sadar akan kualitas.

"Kami juga sudah menyiapkan stok BBM yang diperkirakan cukup untuk mengatisipasi banyaknya kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintasi wilayah Jawa Tengah pada arus balik nanti," tambah Suyanto.

Lebih lanjut, Suyanto mengungkapkan Pertamina telah siap mengantisipasi permintaan Pertamax Series kemasan bagi pemotor atau mobil yang melintas di Jawa Tengah. Sejak H-3 lebaran, lanjutnya, realisasi penyaluran Pertamax series kemasan hingga 8.000 liter.


(gir)