Reshuffle Kabinet, Kapitalisasi IHSG Tembus Rekor Baru

Dinda Audriene, CNN Indonesia | Kamis, 28/07/2016 07:46 WIB
Perombakan kabinet disambut positif dan membuat kapitalisasi pasar IHSG kembali menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa sebesar Rp5.676,6 triliun. Perombakan kabinet disambut positif dan membuat kapitalisasi pasar IHSG kembali menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa sebesar Rp5.676,6 triliun. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perubahan 14 menteri Kabinet Kerja disambut positif dan membuat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan secara signifikan.

Sentimen positif ini juga turut membuat kapitalisasi pasar IHSG kembali menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa sebesar Rp5.676,6 triliun setelah rekor sebelumnya pada 20 Juli 2016 sebesar Rp5.639,4 triliun.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengganggap reshuffle Kabinet Kerja yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kali ini bukan merupakan perombakan melainkan suatu penyempurnaan. Perubahan jajaran menteri Kabinet Kerja diyakini Tito akan semakin menumbuhkan kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia.


"Bagi saya, tingkat kepercayaan yang tinggi akan membuat program Amnesti Pajak yang tengah kami jalankan bersama dengan pemerintah akan berhasil," ujar Tito, Rabu (27/7).

Tito menyatakan, jika program Amnesti Pajak menuai keberhasilan, maka likuiditas pasar keuangan di Indonesia akan bertambah sehingga akan memacu penurunan suku bunga perbankan dan ke depannya akan menjadi sentimen yang semakin positif bagi perkembangan industri pasar modal domestik, khususnya pergerakan IHSG.

Dalam perdagangan perdagangan intraday kemarin, IHSG sempat menembus level psikologis 5.300 poin dan ditutup menguat 0,9 persen atau 49,966 poin ke posisi 5.274,361 poin.

Level tersebut merupakan capaian tertinggi di tahun ini. Sepanjang tahun ini, IHSG telah menguat sebesar 14,83 persen sejak awal 2016.

Pada perdagangan kemarin, nilai transaksi perdagangan saham mencapai Rp10,14 triliun atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata nilai transaksi perdagangan harian saham di sepanjang 2016 sebesar Rp5,96 triliun.

Sementara, volume transaksi perdagangan saham kemarin berjumlah 5,93 juta saham atau jauh lebih tinggi dari rata-rata volume transaksi perdagangan harian di sepanjang 2016 sebesar 5,42 juta saham.

Adapun, frekuensi transaksi perdagangan saham pada perdagangan kemarin mencapai 300.094 kali, lebih tinggi dibandingkan rata-rata frekuensi transaksi perdagangan saham sepanjang 2016 sebesar 246.163 kali. (gir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK