Bridgestone Optimis Penjualan Ban Melesat di Semester II

Galih Gumelar, CNN Indonesia | Sabtu, 13/08/2016 11:27 WIB
Bridgestone Optimis Penjualan Ban Melesat di Semester II Ban Bridgestone dipamerkan di GIIAS, Jumat (12/8). (CNN Indonesia/Galih Gumelar).
Jakarta, CNN Indonesia --
PT Bridgestone Tire Indonesia memproyeksi penjualan ban di semester II 2016 akan melesat, seiring pertumbuhan ekonomi yang membaik. Perseroan optimis membaiknya pertumbuhan ekonomi ini akan mendorong penjualan produk otomotif, sehingga penjualan ban ikut terkerek.

Toshihiro Fujiki, Direktur Pemasaran dan Penjualan Bridgestone mengatakan, kondisi perbaikan ekonomi ini mulai terlihat setelah semester I, di mana pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) berada pada posisi 5,18 persen, dan penjualan mobil mulai meningkat. Hingga akhir Juni 2016, penjualan mobil tumbuh tipis 1,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Hal itu, katanya, akan memperbaiki kinerja penjualan yang lebih baik dibanding semester I 2016 yang hanya tumbuh 1 persen. Kendati demikian, ia tak mau menyebut lebih jauh terkait target pertumbuhan penjualan di semester II mendatang.

"Secara keseluruhan, bisnis kami sepanjang semester I 2016 itu stabil-stabil saja. Tapi, karena PDB membaik, yang sudah terjadi di kuartal II, jadinya kami lebih optimis di semester II mendatang," ujar Toshihiro di sela-sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, Jumat (12/8).

Selain karena pertumbuhan PDB, peluncuran mobil Low Cost Green Car (LCGC) di semester II tahun ini, seperti Daihatsu Sigra dan Toyota Calya, juga bisa berkontribusi terhadap penjualan mobil di Indonesia. Strategi Itu dianggap berpeluang mengingat sebagian besar penjualan ban perusahaan ditujukan bagi kendaraan penumpang.

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikndo), penjualan LCGC nasional sepanjang semester I 2016 tercatat sebesar 89.952 unit atau meningkat 9,68 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu 82.013 unit. Itu berarti, porsinya mencapai 16,9 persen dari total penjualan semester I 2016 sebanyak 531.929 unit.

"Kami lihat yang akan men-drive penjualan adalah semakin banyaknya LCGC. Memang tren Sport Utility Vehicle (SUV) juga bagus untuk digarap, tapi kami yakin, semakin meningkatnya ekonomi, masyarakat akan membeli mobil entry level layaknya LCGC," katanya.



(bir/bir)