David Sutyanto, Kepala Riset First Asia Capital memprediksi indeks akan menembus level 5.500 pada hari ini, Jumat (19/8). Selain karena bursa saham global yang kondusif, kenaikan harga komoditas dan derasnya arus dana asing yang masuk turut menopang pergerakan IHSG. Dengan asumsi tersebut, ia memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang 5.430-5.530.
“Hari ini pasar juga akan merespon positif mulai diterapkannya kebijakan suku bunga acuan baru yakni BI 7-day repo rate menggantikan BI Rate yang lebih mewakili tingkat bunga pasar uang yang diharapkan bisa menurunkan suku bunga perbankan,” papar David dalam risetnya, dikutip Jumat (19/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“IHSG kembali memulai perjalanan positifnya, support terlihat akan terjaga cukup kuat pada level 5.365 dengan target resisten terdekat terletak pada 5.477 yang berpotensi ditembus dalam beberapa waktu mendatang,” terang William dalam risetnya.
Selain itu, pergerakan positif masyoritas bursa saham global juga turut menjadi angin segar bagi pelaku pasar modal.
David merinci Eurostoxx di Uni Eropa naik 0,5 persen menjadi 2.935,30. Sementara di Amerika Serikat, indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 masing-masing menguat 0,13 persen dan 0,22 persen menjadi 1.8597,70 dan 2.187,02. Demikian pula dengan indeks Nasdaq, naik 0,22 persen ke level 5.240,15.
Dari pasar komoditas, harga minyak mentah naik sebesar 3 persen menjadi US$48,22 per barel.
“Sejumlah harga komoditas logam seperti emas, nikel, tembaga, dan perak juga berhasil menguat,” pungkas David. (ags)