Indonesia Undang Investor Sukseskan Peta Jalan E-Commerce

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Senin, 05/09/2016 02:29 WIB
Upaya ini untuk mendorong pencapaian transaksi pasar e-commerce sampai US$130 miliar pada tahun 2020 dan menciptakan 1.000 teknopreneur. Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara menyatakan, Indonesia siap mengundang para investor untuk menyukseskan roadmap (peta jalan) e-commerce yang akan ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. (REUTERS/Beawiharta).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara menyatakan, Indonesia siap mengundang para investor untuk menyukseskan roadmap (peta jalan) e-commerce yang akan ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Noor Iza yang menyampaikan hal tersebut dalam acara Indonesia Business Forum di Shanghai, Sabtu (3/9). Rudiantara menjadi pembicara dalam acara Indonesia Business Forum tersebut.

Indonesia Business Forum adalah forum yang difasilitasi oleh BKPM dan Kedutaan Republik Indonesia di Shanghai yang dihadiri oleh ratusan pelaku bisnis dari China dan Indonesia. Acara ini diselenggarakan untuk membantu para pelaku usaha dari Indonesia dan China meningkatkan nilai perdagangan dan investasi.


Seperti dilansir ANTARA, Rudiantara mengatakan, peta jalan e-commerce merupakan serangkaian lebih dari 30 inisiatif untuk mendorong berkembangnya e-commerce dan digital business di Indonesia. Inisiatif-inisiatif itu menyangkut tujuh isu pokok, yakni Logistik, Infrastruktur Komunikasi, Keamanan Siber, Pajak, Perlindungan Konsumen, Pendanaan dan investasi serta Pendidikan dan SDM.

Inisiatif-inisiatif dengan tujuh agenda utama tersebut yang apabila dikelola dengan baik dan disiplin maka akan menjadi pendorong kesuksesan e-commerce dan digital business nasional. Beberapa kunci untuk implementasi roadmap e-commerce yang telah dimulai sejak dini adalah mendorong Indonesia menjadi "the digital energy of Asia", menciptakan Indonesia menjadi negara dengan digital economy yang terbesar di Asia Tenggara.

Selain itu, mendorong pencapaian transaksi pasar e-commerce sampai US$130 miliar pada tahun 2020 serta menciptakan 1.000 teknopreneur nasional yang mumpuni dengan nilai perusahaan mencapai US$10 miliar.

Untuk mendukung pencapaian implementasi e-commerce tersebut, maka dari sisi Infrastruktur, Kementerian Kominfo mendorong kemampuan jaringan broadband yang menghubungkan pulau-pulau atau kota-kota adalah keharusan, keniscayaan.

Untuk itu Pemerintah melalui proyek Palapa Ring membangun jaringan serat optik di daerah yang oleh swasta tidak dibangun karena dinilai tidak ekonomis. Dengan begitu, masyarakat di seluruh Indonesia ke depan akan menikmati layanan akses internet.

Untuk memajukan ekonomi digital nasional, pemerintah juga memberikan kesempatan investasi untuk e-commerce (marketplace) dengan membuka peluang investasi sebesar-besarnya dengan memperhatikan ekosistem digital ekonomi nasional.

Investasi asing dapat dibuka sampai dengan 49 persen dalam kepemilikan modal perusahaan untuk nilai Investasi asing antara Rp10 miliar - Rp100 miliar, dan kepemilikan modal sampai dengan 100 persen untuk nilai investasi di atas Rp100 miliar. Sedangkan secara horisontal perusahaan startup yang nilai perusahaannya sampai dengan Rp 10 Milyar, maka masih masuk kategori UKM.

Menkominfo menegaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen untuk memberikan kemudahan investasi yang berguna bagi kemajuan ekosistem industri digital di Indonesia dan UMKM yang akan memasuki dunia digital. (bir/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK