Anak usaha PT Pertamina (Persero) di bidang eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi (migas) tersebut memperoleh penghargaan kinerja terbaik dari seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Indonesia, atas komitmen perusahaan dalam menemukan cadangan migas baru melalui aktivitas eksplorasi.
“Kami berkomitmen untuk mencari dan menemukan cadangan migas untuk mendukung ketahanan energi Indonesia,” ujar Nanang Abdul Manaf, Direktur Eksplorasi dan Penemuan Cadangan Pertamina EP, dikutip Kamis (15/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, untuk kegiatan pemboran eksplorasi, target tahun ini adalah delapan pemboran sumur eksplorasi. Sementara sampai Desember ini, sebanyak lima sumur telah selesai atau sebesar 63 persen dari target.
Sementara Herutama Trikoranto, Direktur Pengembangan Pertamina EP, menambahkan perusahaannya juga memperoleh penghargaan dari ajang Asean Risk Management Award yang pertama kali diikutinya.
“Kami bersyukur keluar sebagai juara 1 untuk kategori Risk Technology dan Juara 3 untuk kategori Risk Champion dalam kegiatan ini", ujar Herutama.
Menurut dia, risiko merupakan bagian yang terintegrasi dalam proses bisnis yang dijalankan oleh Pertamina EP. Manajemen Pertamina EP, lanjut Heru, memahami bahwa industri migas sangat identik dengan karakteristik High Risk, High Cost dan High Uncertainty. Karena itu, dalam menjalankan bisnis, kami menerapkan framework Risk Management berbasis ISO 31000 yang melibatkan seluruh fungsi.
Tetap Agresif
Menurut Nanang, Pertamina EP tetap agresif untuk mencari dan menemukan cadangan minyak dan gas, karena temuan cadangan eksplorasi menjamin ketahanan energi untuk beberapa tahun ke depan.
“Bagi kami, nafas dari bisnis hulu migas adalah ketersediaan cadangan minyak dan gas bumi, yang kemudian dilakukan eksploitasi sehingga dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” ungkap dia.
Nanang mengatakan Pertamina EP terus akan menggalakkan kegiatan eksplorasi ke wilayah–wilayah yang belum terjamah dan memiliki potensi migas, seperti yang kami lakukan di Indonesia Bagian Timur, tepatnya di Bintuni dan tempat – tempat lainnya. (gen)