Kepala Riset First Asia Capital David Sutyanto menuturkan, dari bursa global sendiri, pergerakan saham di Wall Street tadi malam bergerak menguat. Indeks Dow Jones dan S&P masing-masing menguat 0,6 persen di 20.172,40 dan 2.307,87.
Sementara, indeks Nasdaq menguat 0,6 persen di 5.715,18. Kemudian, untuk indeks saham Eurostoxx di zona Eropa naik 1,2 persen di 3.277,79. Menurut David, pasar menyambut positif pernyataan Donald Trump yang akan mengeluarkan paket deregulasi perpajakan beberapa minggu kedepan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya bursa global yang bergerak positif, perdagangan dalam negeri juga berhasil menguat pada perdagangan kemarin. IHSG mampu menguat secara terbatas ke level 5.372 atau naik 10,98 poin (0,2 persen).
“Dinaikannya outlook rating utang Indonesia oleh Moody’s menjadi positif dari sebelumnya stable juga menopang masuknya kembali dana asing (capital inflow) ke pasar keuangan Indonesia,” papar David.
Untuk perdagangan hari ini, David menilai pemberitaan emiten terkait restrukturisasi utang dan kinerja keuangan emiten akan ikut menggerakan laju IHSG. Sementara, dari pasar Asia, pasar juga akan mencermati data neraca perdagangan China pada Januari 2017 yang diprediksi surplus sebesar US$49,8 miliar.
“IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran 5.350 hingga 5.400 cenderung menguat,” imbuh dia.
“Memanfaatkan peluang terjadinya koreksi wajar adalah tindakan bijak dalam melakukan investasi jangka panjang di pasar modal mengingat tidak ada negara manapun yang tidak bertumbuh dari waktu ke waktu,” ungkap William dalam risetnya. (gir)