Kepala First Asia Capital David Sutyanto menyatakan, bursa saham Wall Street tadi malam bergerak bervariasi. Di mana Dow Jones menguat 0,2 persen di 20.090,29 dan indeks S&P bergerak stagnan di 2.293,08.
Ia menjelaskan, sentimen pasar digerakkan oleh anjloknya harga minyak mentah dan sejumlah rilis laba emiten. Ia menyebut, harga minyak mentah tadi malam terkoreksi 2,4 persen di US$51,72 per barel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, IHSG kemarin ditutup negatif di level 5.381 atau turun 14,52 poin (0,27 persen). David menjelaskan, penguatan IHSG kemarin tertahan aksi ambil untung pemodal sejalan dengan minimnya insentif positif dari kawasan eksternal maupun domestik.
Hari ini, ia memprediksi IHSG bergerak dalam rentang support 5.370 dan resisten 5.410. Ia menilai, harga minyak mentah yang melemah akan berdampak pada pergerakan harga saham emiten sektor energi.
"Tetapi, jika terjadi koreksi dalam proses kenaikan jangka panjang IHSG masih dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan akumulasi pembelian," kata William dalam risetnya. (gir)