Direktur Operasi Antam Hari Widjajanto mengatakan dengan izin ekspor tersebut, perseroan optimistis mampu meningkatkan pendapatan dalam waktu ke depan.
"Tentu bagaimanapun juga ekspor kadar rendah ini akan memberikan kontribusi luar biasa baik secara revenue dan membantu cash flow (arus kas)," ujar Hari, Selasa (2/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, sudah banyak negara yang berminat untuk menyerap ekspor nikel kadar rendah Antam, mulai dari China, Jepang, dan beberapa negara di Eropa Timur.
"Sebagai ilustrasi, untuk kuota 2,7 juta plus yang kita ajukan tahap II yaitu 3,7 juta sudah ada 60 LoI dengan jumlah permintaan di atas 100 juta weight metrik ton. Mostly China, Jepang, dan Eropa Timur ada juga yang meminta bijih. Namun tidak mungkin diberikan semuanya, karena kuota dan animo tidak berimbang," ujar Hari.