Kepala Riset Koneksi Kapital Alfred Nainggolan menjelaskan, Badan Pusat Statistik (BPS) akan melansir data inflasi pada akhir pekan ini. Dia pun memprediksi, inflasi bulan Mei masih akan terkendali sehingga tidak membuat pasar khawatir.
"Inflasi bulan Mei diperkirakan kurang lebih 0,3 persen, jadi relatif masih cukup baik. Tapi kalau lebih rendah lagi lebih bagus," ungkap Alfred kepada CNNIndonesia.com, dikutip Senin (29/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"S&P bisa jadi katalis yang bisa menopang penguatan indeks, walaupun ada profit taking atau aksi jual," terang dia.
"Transaksi sebenarnya agak turun kalau bulan puasa, kecuali kalau ada sentimen yang signifikan. Kalau angka inflasi sendiri kan sudah rutin, jadi pasar tidak terlalu agresif," papar Alfred.
Menurutnya, IHSG akan bergerak dalam rentang support 5.672 dan resistance 5.797. Adapun beberapa saham yang dapat dicermati sepanjang hari ini, diantaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
"Awal pekan pendek kembali, yang merupakan pekan terakhir di bulan Mei, harapan baru jelang bulan baru akan turut menyertai pola gerak IHSG hingga awal bulan depan," papar William dalam risetnya.