Chieft Economist Bank CIMB Niaga Adrian Panggabean menilai, industri perbankan secara keseluruhan akan stabil sepanjang semester II 2017. Hal ini seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih menggeliat di kuartal II hingga semester II.
"Jadi karena perekonomian naik, orang jadi bisa meminjam dana di bank. Uang lebih berputar," ungkap Adrian, Senin (17/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi ini juga didukung oleh pergerakan rupiah yang stabil di tengah fluktuasi pasar aset global, rupiah ter apresiasi 0,8 persen (ytd)," papar Adrian.
"Untuk pertumbuhan sampai 10 persen bisa lah, kan DPK bisa sampai 13 persen jadi banyak uang lah," terang dia.
Adapun, untuk rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) sendiri diprediksi tetap stabil atau tidak memburuk dari posisi semester I 2017.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memaparkan, posisi NPL pada bulan Mei 2017 di level 3,07 persen, turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu 3,11 persen. Adrian pun memproyeksi NPL pada Juni 2017 masih di kisaran 3 persen.
"Stabil didorong perekonomian. Jika perekonomiannya membaik maka yang mengemplang utang tidak ada. Kredit naik kan ada pemasukan," tutup Adrian. (gir)