Aksi Beli Diramalkan Dongkrak IHSG

Dinda Audriene, CNN Indonesia | Rabu, 09/08/2017 08:10 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak positif, didorong oleh aksi beli lanjutan oleh pelaku pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak positif, didorong oleh aksi beli lanjutan oleh pelaku pasar. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak positif pada perdagangan hari ini, Rabu (9/8). Penguatan bakal didorong oleh aksi beli lanjutan oleh pelaku pasar.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menjelaskan, penguatan IHSG yang terjadi kemarin terbilang masih rendah jika dibandingkan dengan rata-rata kenaikan yang terjadi pada pekan lalu.

"Kenaikan ini masih lebih rendah dari garis tren rata-rata yang dibentuk di minggu sebelumnya sehingga masih ada potensi bagi IHSG untuk kembali naik," papar Reza dalam risetnya, dikutip Rabu (9/8).

Kendati demikian, ia menilai, penguatan yang terjadi kemarin masih perlu diuji ketahanannya seperti apa yang terjadi pada penguatan nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).


"Kondisi ini haruslah didukung oleh peningkatan volume beli dari para pelaku pasar," terang Reza.

Reza memprediksi, IHSG berpotensi bergerak dalam rentang support 5.736-5.773 dan resistance 5.829-5.847. Ia menyarankan kepada pelaku pasar untuk mencermati sentimen yang ada untuk mengantisipasi IHSG berbalik arah melemah.

Sementara, analis Indosurya Mandiri Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi, IHSG masih dapat mempertahankan posisinya di teritori positif didukung oleh data perekonomian dalam negeri yang dinilainya cukup baik.

"Rilis data cadangan devisa menunjukkan peningkatan, Rilis data cadangan devisa menunjukkan peningkatan, hal ini menunjukkan bahwa kondisi perekonomian masih terlihat stabil," kata William dalam risetnya.

Dengan demikian, IHSG diramalkan memiliki peluang untuk kembali mengalami penguatan pada perdagangan hari ini. Menurutnya, IHSG akan berada dalam rentang support 5.749 dan resistance 5.852.

Sebagai informasi, indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat 61,27 poin (1,06 persen) ke level 5.810 setelah bergerak di antara 5.755-5.810. Sementara, nilai tukar rupiah ditutup meningkat 8 poin (0,06 persen) di Rp13.313 per dolar AS.