Mustaqim Adamrah (35 tahun) mengaku, beberapa kali mengisi bensin di SPBU Pertamina kerap dipungut biaya tambahan sebesar tiga persen. Ia menggunakan kartu kredit besutan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang digesek oleh petugas di mesin Electronic Data Capture (EDC) PT Bank Central Asia Tbk.
“Petugasnya beralasan biaya tambahan tersebut sebagai biaya administrasi. Ini terjadi di beberapa SPBU Pertamina saat saya mampir isi bensin dengan metode pembayaran kartu kredit,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Jumat (8/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ilustrasi pembayaran tiket pesawat menggunakan kartu kredit dikenakan biaya tambahan. (Dok. airasia.com). |
Salah satu pelanggan bengkel Ahass Honda Bekasi juga mengklaim hal senada. Ia dipatok biaya tambahan tiga persen acap kali menggunakan jasa bengkel, seperti ganti oli dan pembelian onderdil. Padahal, rata-rata nilai transaksinya cuma Rp200 ribu.
“Pernah juga saya kena charge di toko optik kacamata di ITC Kuningan. Beli kacamata sekitar Rp600 ribu, bayar menggunakan kartu kredit Bank Mandiri, digesek di mesin EDC Bank Mandiri juga, eh tetap kena loh 3 persen,” terang laki-laki yang berprofesi sebagai fotografer tersebut.
Ikuti Arahan Bank
Dina W (33 tahun), salah satu pemilik toko di ITC Kuningan mengaku, menerapkan biaya tambahan bagi seluruh transaksi pembayaran menggunakan kartu kredit. Bahkan, ia tak membedakan kartu yang digesek menggunakan EDC dari bank penerbit yang sama atau tidak.
Misalnya, ia mencontohkan, belanja baju seharga Rp100 ribu, maka transaksinya yang dicatatkan sebesar Rp103 ribu. Itu kalau kartu kredit dan mesin EDC yang digunakan berbeda. Kalau sama, sambung dia, tentu biaya tambahannya menjadi hanya Rp2.000 per transaksi senilai Rp100 ribu.
“Memangnya ada aturan tidak kena biaya tambahan? Saya tidak tahu. Tetapi, transaksi untuk service mobil, bayar uang muka, atau apapun, pasti kena tiga persen. Itu biaya administrasi interchange bank,” katanya.
Ilustrasi pembayaran tiket pesawat menggunakan kartu kredit dikenakan biaya tambahan. (Dok. airasia.com).