Analis Oso Sekuritas Riska Afriani mengatakan, level terbawah (support) dan teratas (resistance) IHSG semakin kokoh dan telah masuk kembali dalam tren kenaikan (uptrend).
"Untuk potensi ke level 6.000, maka resistance harus ke level 5.960 dulu. Setelah itu, nanti IHSG bisa langsung ke 6.000," ujarnya kepada CNNIndonesia, Rabu (4/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:IHSG Cetak Rekor Baru ke Level 5.939 |
Riska menilai, sudah menjadi suatu kebiasaan bagi pelaku pasar mengambil untung (profit taking) ketika IHSG mencetak rekor terbarunya.
"Jadi, polanya nanti hari ini koreksi tipis dulu, tapi masih di area 5.900. Kemudian, akan menguat lagi sampai 6.000," paparnya.
"Kemungkinan untuk support hari ini di level 5.903 dan resistance nya di level 5.958," jelas Riska.
Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya meramalkan, IHSG bertahan di teritori positif sepanjang hari ini. Pencapaian IHSG kemarin membuktikan investasi di pasar modal Indonesia masih menjanjikan keuntungan bagi pelaku pasar lokal dan asing.
Beberapa faktor yang menjadi kekuatan bagi indeks, di antaranya tingkat inflasi yang stabil dan jumlah turis yang mulai meningkat. Diproyeksi, IHSG bergerak dalam rentang support 5.838 dan resistance 5.975.