Jokowi Desak Mendag Bangun Industri Baru Demi Tembus Global

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Rabu, 11/10/2017 15:49 WIB
Jokowi Desak Mendag Bangun Industri Baru Demi Tembus Global Presiden Joko Widodo menyampaikan, pembukaan industri baru dibutuhkan untuk mendorong daya saing produk Indonesia sehingga mampu menembus pasar di kawasan Afrika, Eropa Asia, Timur Tengah, Asia Selatan, dan Rusia. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perdagangan (Kemendag) diminta membangun kegiatan industri baru untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional yang belum maksimal digarap oleh pelaku industri Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, pembukaan industri baru dibutuhkan untuk mendorong daya saing produk Indonesia sehingga mampu menembus pasar di kawasan Afrika, Eropa Asia, Timur Tengah, Asia Selatan, dan Rusia.

“Lihat kebutuhan mereka yang belum dipenuhi dan munculkan industri baru di Indonesia,” ujar Jokowi di Indonesia Convention Exhibition Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang, Rabu (11/10).



Menurut dia, hal itu harus dilakukan cepat sehingga Indonesia bisa menguasai pasar sebelum didahului persaingan dengan negara-negara produsen lain.

Di sisi lain, Kemendag bersama eksportir harus bersedia mengantisipasi pergeseran perdagangan dari di luar jaringan (offline) menuju dalam jaringan (online).

Ia berulang kali menegaskan bahwa daya beli masyarakat masih tetap tinggi. Banyaknya toko dan mal tutup hanya karena terjadi perubahan kegiatan perdagangan ke arah digital.

“Ini tidak bisa dilawan. Kenapa tidak buat virtual showroom, jadi bisa diakses mancanegara dan interaksinya bisa langsung tanpa harus menunggu expo,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.


Inovasi digital perlu dilakukan untuk mendorong kegiatan ekspor Indonesia. Tahun ini, nilai ekspor Indonesia (Januari-Agustus) meningkat 17,58 persen menjadi US$108,79 miliar dibandingkan tahun lalu.

Ekspor sektor nonmigas tercatat meningkat 17,73% menjadi US$98,76 miliar dibandingkan tahun lalu.

Menurut Jokowi, World Economic Forum menilai kondisi Indonesia sekarang seperti Korea Selatan saat pertama kali bangkit menuju negara industri dunia.

“Momentum ini harus dimaksimalkan, sehingga perdagangan Indonesia bisa jadi motor pertumbuhan ekonomi kita,” tutur Jokowi.

Dalam World Competitiveness Index 2017, Indonesia berada di posisi 36 dari 137 negara. Posisi itu naik lima tingkat dari tahun lalu.



ARTIKEL TERKAIT