Modernland Realty Jual Lahan Rp3,17 T

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Senin, 16/10/2017 09:48 WIB
Modernland Realty Jual Lahan Rp3,17 T Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Modernland Realty Tbk (MDLN) mengalihkan lahan senilai Rp3,17 triliun kepada PT Astra Modern Land (AML), perusahaan modal ventura yang dibentuk bersama Grup Astra.

PT Astra Modern Land merupakan perusahaan patungan uang ditelurkan oleh PT Astra Land Indonesia bersama PT Modernland Realty Tbk (MDLN) melalui anak usahanya PT Mitra Sindo Makmur (MSM) dengan porsi saham masing-masing 50 persen.

Direktur PT Modernland Realty Tbk Cuncun Mulyadi mengungkapkan, jual beli lahan itu merupakan tindak lanjut dari penandatanganan amandemen dan perjanjian perpindahan tanah bersyarat (restated conditional land transfer agreement) dan perjanjian pembagian bersyarat (conditional share subcription agreement) sebelumnya.



"Nilai transaksi atas pengalihan tanah sebagaimana tercantum pada akta-akta jual beli tanah dan akta inbreng adalah Rp3,179 triliun," ujar Cucun dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Senin (16/10).

Dalam pengalihan tersebut, MSM menjual beberapa bidang tanah untuk proyek yang akan dibandung di Jakarta Garden City (JGC) seluas 665.918 meter persegi. Tepatnya berlokasi di Jalan Raya Cakung, Cilincing KM 05, Jakarta Timur.

Jika dirinci, perusahan mengalihkan tanah seluas 556.577 meter persegi melalui penandatangan akta-akta jual beli tanah pada 11 Oktober lalu. Atas jual-beli tanah tersebut, AML membayar tunai sebesar Rp 2,66 triliun.

Sisanya, sebidang lahan dengan luas 109.341 meter persegi sisanya dialihkan dengan cara inbreng kepada AML. Hal ini ditandai dengan penandatangan akta-akta inbreng pada 11 Oktober lalu.

Untuk pembayaran tanah yang dialihkan melalui inbreng, AML menerbitkan saham sebanyak 522.100 lembar saham senilai Rp 522,10 miliar untuk MSM.

"Pengalihan tanah kepada Astra Modern Land berdasarkan akta-akta jual beli tanah dan juga akta-akta inbreng tersebut berdampak pada meningkatnya kinerja keuangan perseroan karena ada peningkatan penjualan tanah perseroan," ujarnya.

Setelah efektifnya inbreng oleh MSM dan penyetoran tambahan modal dari ALI dalam bentuk tunai, maka kepemilikan Modernland Realty di AML akan menyusut menjadi hanya 33 persen dan tak dapat dikonsolidasi ke dalam kinerja induk usaha. Sementara itu, saham ALI meningkat menjadi 67 persen.