"Penjaga memang masih ada walaupun tidak di semua gardu, tapi penjaga masih cukup banyak di setiap lokasi," terang Direktur Utama Jasa Marga, Dessy Arryani kepada CNNIndonesia.com, Selasa (31/10).
Meski tak menyebut kapan perusahaan akan mengurangi secara drastis jumlah petugas tol, Dessy menyebut pihaknya akan terus memantau perkembangan penggunaan alat bayar nontunai di seluruh gerbang tol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami lihat dan evaluasi perkembangan nantinya," jelas Dessy.
Seperti diketahui, Jasa Marga secara resmi menargetkan seluruh pembayaran tol sudah menggunakan e-Toll 100 persen pada hari ini, Selasa (31/10). Sebelumnya, pihaknya telah memberlakukan aturan ini secara bertahap sejak beberapa bulan terakhir.
Lihat juga:Ancaman PHK 'Membayangi' Eks Petugas Tol |
Sementara itu, berdasarkan pantauan pagi tadi di gerbang tol Cimanggis Golf, seluruh gardu tol masih diisi oleh petugas Jasa Marga. Menurut salah satu karyawan cabang tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi), hal itu sengaja dilakukan untuk membantu pemakai jalan bila tidak memiliki kartu e-Toll.
Petugas yang enggan disebutkan namanya tersebut memastikan, transaksi pembayaran di gerbang tol Cimanggis Golf tadi pagi 100 persen menggunakan e-Toll. Namun, ada sekitar dua pemilik kendaraan yang membeli kartu e-Toll.
"Belum ada yang tunai dari tadi saya pantau, kemudian juga tidak ada komplain," kata petugas tersebut.