Menurut survei Organisasi Kesejahteraan Rakyat atau Orkestra yang dilakukan pada periode 6-20 November 2017 itu, 37 persen dari 1.300 koresponden di 34 provinsi di Indonesia mengaku puas karena pembangunan di tangan Jokowi dinilai merata.
Meski tidak mencapai separuh atau angka 50 persen, capaian Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla tahun ini disebut Orkestra lebih baik ketimbang tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain soal pembangunan infrastruktur, 11 persen koresponden menilai Jokowi telah memenuhi janji-janjinya di masa kampanye; sebanyak 7 persen menyebut kepemimpinan Jokowi yang bagus; dan 15 persen menyebutkan Jokowi pro rakyat. Sedangkan 30 persen memilih alasan lain atas kepuasannya pada mantan Wali Kota Solo itu.
Poempida mengatakan survei ini menunjukkan elektabilitas seorang pemimpin kini dinilai masyarakat dari kinerja, bukan lagi partai.
"Saya bilang tidak ada hubungannya antara prestasi kandidat dengan prestasi partai, begitu juga elektabilitas keduanya tidak saling berhubungan," tuturnya.
(aal)