Prinsipnya, menurut Tito, BEI akan terus mengejar perushaan teknologi, seperti Go-Jek untuk melantai di bursa.
"Saya ketemu gak sengaja, dia bilang niat sih niat. kami sih (beri) karpet merah lah buat mereka," terang dia saat ditemui di BEI, Senin (11/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PSAK-nya belum tahu, kalau tahun depan dikeluarkan bisa banyak yang IPO," katanya.
"Semoga bulan ini, kami masukan proposalnya kategorinya berubah, bukan hanya teknologi, logistik entertainment kita tambah semua," imbuh dia.
Chief Executive Officer (CEO) Gojek Nadiem Makarim mengaku, beberapa tahun ke depan, pihaknya pasti akan melakukan penawaran umum saham perdana ke publik.
"Saya belum bisa mengatakannya, bergantung situasi. Tapi, kami pasti akan IPO. Saya belum bisa menjelaskannya. Saya berharap, akan terjadi beberapa tahun lagi," ujarnya dalam acara Bloomberg The Year Ahead Asia beberapa waktu lalu. (bir)