"IHSG diperkirakan bergerak bervariasi dalam rentang konsolidasi," ungkap Kepala Riset First Asia Capital, David Sutyanto dalam risetnya.
Pada perdagangan kemarin, rupiah tercatat turun 22 poin atau 0,16 persen menjadi Rp13.574 per dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Aksi Ambil Untung Melibas Harga Minyak Dunia |
"Harga komoditasnya sudah mencapai US$100 per metrik ton di Newcastle kemarin," imbuh David.
"IHSG cenderung bergerak kembali terkonsolidasi menguat terbatas dengan range pergerakan 6.012 hingga 6.060," papar Lanjar dalam risetnya.
Sebagai informasi, IHSG kemarin ditutup menguat 5,73 poin atau 0,09 persen ke level 6.032. Sementara, pelaku pasar asing masih tercatat jual bersih (net sell) di pasar reguler sebesar Rp329,21 miliar. (bir)