Kementerian Perhubungan Tambah Lima Rute Tol Laut di 2018

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Jumat, 22/12/2017 08:33 WIB
Penambahan trayek tol laut dari 13 menjadi 18 pada tahun depan dikarenakan perubahan pola trayek demi memaksimalkan pemanfaatan rute tol laut. Penambahan trayek tol laut dari 13 menjadi 18 pada tahun depan dikarenakan perubahan pola trayek demi memaksimalkan pemanfaatan rute tol laut. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perhubungan mengubah pola tol laut dari sekadar trayek menjadi pengumpul dan pengumpan di 2018. Konsekuensinya jumlah trayek tol laut jadi bertambah dari saat ini 13 trayek menjadi 18 trayek tol laut pada tahun depan. 

Adapun, 15 di antaranya merupakan trayek tol laut utama dan tiga sisanya merupakan trayek pengumpan (feeder).

Sebelumnya, tol laut merupakan salah satu program Presiden Joko Widodo di bidang maritim untuk meningkatkan pemerataan pertumbuhan ke Indonesia bagian timur.

Dalam program yang diluncurkan sejak November 2015 lalu, pemerintah menyediakan kapal angkut ke rute-rute pelabuhan tertentu, terutama ke Indonesia bagian timur. Dengan demikian, biaya logistik, terutama di Indonesia Timur, bisa ditekan.


Tahun ini, tol laut melayani 13 trayek di mana tujuh trayek ditugaskan kepada PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) dan enam proyek dilaksanakan oleh perusahaan swasta.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus Haji Purnomo mengungkapkan, perubahan trayek dilakukan untuk memaksimalkan pemanfaatan rute tol laut.

"Pola (trayeknya) dimodifikasi. Pasalnya, yang lalu, ada pelabuhan yang tidak bisa disinggahi kapal besar," ujarnyar saat menghadiri Seminar Nasional Transportasi Laut Perkembangan Program Infrastruktur Maritim untuk Meningkatkan Konektivitas di Indonesia sebagai Bagian dari Poros Maritim Dunia di Hotel Le Meridien Jakarta, Kamis (21/12).

Dalam skema baru, pelabuhan yang menjadi bagian tol laut difokuskan pada pelabuhan pengumpan (feeder) yang lebih efektif untuk menjangkau pelabuhan kecil. Karenanya tiga di antara trayek tahun depan merupakan trayek pengumpan, yaitu di Sangihe, Biak, dan Tobelo.

Dengan bertambahnya trayek tol laut, maka subsidi tol laut pemerintah bertambah tahun depan, yaitu dari Rp335 miliar menjadi Rp477 miliar. Kebutuhan subsidi tersebut telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018.

Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri Direktorat Angkutan Laut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Wisnu Handoko mengatakan, selama ini, pemerintah daerah belum memaksimalkan penggunaan tol laut. Hal itu tercermin dari tingkat keterisian bawaan dari Indonesia timur yang masih di bawah 20 persen.

"Kalau dari barat ke timur, bawaan kapal penuh. Bahkan, ada yang kapasitasnya sampai 120 persen," tutur Wisnu.

Tahun depan, lanjut Wisnu, pemerintah akan menambah 15 pelabuhan singgah di jalur tol laut Indonesia bagian timur menjadi 55 pelabuhan. Dengan demikian akses tol laut bisa lebih luas dan terintegrasi dengan kapal kecil maupun moda transportasi lain.

Berikut rute tol laut utama 2018:

1. T1: Teluk Bayur - P. Nias (Gunung Sitoli) - Mentawai (Sikakap) - P. Enggano - Teluk Bayur
2. T2: Tanjung Priok - Tanjung Batu - Blinyu - Tarempa - Natuna (Selat Lampa) - Tanjung Priok
3. T3: Tanjung Perak - Belang-belang - Sangatta - Nunukan - Pulau Sebatik (Sungai Nyamuk) - Tanjung Perak
4. T4: Tanjung Perak - Makassar - Tahuna - Tanjung Perak
5. T5: Tahuna - Kahakitang - Buhias - Tagulandang - Biaro - Lirung - Melangoane - Kakorotan - Miangas - Marore - Tahuna
6. T6: Tobelo - Maba - P. Gebe - Obi - Sanana - Tobelo
7. T7: Tanjung Perak - Tidore - Morotai - Tanjung Perak
8. T8: Tanjung Perak - Wanci - Namlea - Tanjung Perak
9. T9: Biak - Oransbari - Waren - Sarmi - Biak
10. T10: Tanjung Perak - Nabire - Serui - Wasior - Tanjung Perak
11. T11: Tanjung Perak - Fakfak - Kaimana - Tanjung Perak
12. T12: Tanjung Perak - Timika - Agats - Merauke - Tanjung Perak
13. T13: Tanjung Perak - Saumlaki - Dobo - Tanjung Perak
14. T14: Tanjung Perak - Kalabahi - Moa - Rote (Ba'a) - Sabu (Biu) - Tanjung Perak
15. T15: Tanjung Perak - Larantuka - Adonara (Terong) - Lewoleba - Tanjung Perak (bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK