Artinya, lebih cepat dari target yang sempat diutarakannya, yaitu pada akhir tahun 2018. "Insyaallah, Freeport juga semester I 2018," ujarnya di kawasan Kuningan, Senin (27/12).
Sayangnya, Rini enggan membagi lebih rinci alasannya memajukan target dari proses pengalihan saham Freeport sebanyak 51 persen itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya juga mengaku masih terus bernegosiasi dengan Freeport, namun belum menemukan titik kesepakatan yang menyeluruh.
Lihat juga:Pahit-Manis Ekonomi Jokowi di Tahun Ayam Api |
Ketiga, perubahan skema pengenaan pajak sesuai dengan kontrak (nail down) atau peraturan yang berlaku adalah aturan perpajakan yang berlaku seharusnya (prevailing). Keempat, perpanjangan operasi hingga 2041 mendatang.
"Di masing-masing item itu kami melakukan detail negosiasi dari prosesnya maupun bagaimana mencapainya sebelum menyepakati mengenai pengeluaran IUPK yang baru," kata Ani. (bir)