Anggaran KA Perintis Tahun Ini Disunat jadi Rp79,9 Miliar

SAH, CNN Indonesia | Sabtu, 20/01/2018 10:03 WIB
Anggaran KA Perintis Tahun Ini Disunat jadi Rp79,9 Miliar Kementerian Perhubungan menandatangani kontrak penyelenggaraan Kereta Api (KA) Perintis tahun 2018, dimana jumlah nilai anggarannya turun dari tahun lalu. (CNN Indonesia/Kurniawan Dian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jendral Perkeretaapian menandatangani kontrak penyelenggaraan Kereta Api (KA) Perintis tahun 2018 dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero), dimana jumlah nilainya turun dari tahun lalu.

Direktur Jendral Perkeretaapian Zulfikri mengatakan, anggaran penugasan angkutan KA Perintis tahun 2018 bernilai Rp79,9 miliar. Jumlah itu mengalami penurunan 18,92 persen dari tahun 2017 yang sebesar Rp98,5 miliar.

Ia menjelaskan, penurunan anggaran penugasan KA perintis di 2018 dikarenakan realisasi anggaran penugasan di Tahun Anggaran (TA) 2017 penyerapannya kurang dari 85 persen. Anggaran penugasan ini kata Zulfikri berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).



"Mungkin mudah-mudahan ini karena efisiensi. Jumlah penumpangnya meningkat, tapi berbagai efisiensi sudah dilakukan oleh PT KAI," ujarnya dalam acara penandatanganan kontrak KA Perintis Tahun 2018 di Gedung Kemenhub, Jakarta, Jumat (19/1).

Kendati demikian, Zulfikri berharap agar PT KAI sebagai penyelenggara KA perintis dapat mempertahankan dan meningkatkan pelayanannya, serta tetap mengutamakan keselamatan.

Dalam kurun 2016-2018, terdapat enam lintas pelayanan yang memperoleh penugasan KA perintis.

Pertama, penugasan KA Cut Meutia di Aceh dengan lintas pelayanan 11,35 km dan besaran nilai kontrak TA 2018 Rp16,9 miliar. Kedua, KA Perintis Sumatera Barat (KA Lembah Anai) dengan lintas pelayanan 20,34 km dan besaran nilai kontrak Rp11,4 miliar.

Ketiga, KA Perintis Sumatera Selatan (KA Kertalaya) dengan lintas pelayanan 26 km dan nilai kontrak Rp4,29 miliar. Keempat KA Perintis Jawa Barat (Siliwangi) dengan lintas pelayanan 27,23 km dan besaran nilai kontrak Rp15,7 miliar.


Kelima, KA Perintis Jawa Tengah (KA Batara Kresna) dengan lintas pelayanan 36,67 km dan besaran nilai kontrak Rp10 miliar. Keenam, KA Perintis Jawa Timur (KA Jenggala) dengan lintas pelayanan 31,85 km dan besaran kontrak Rp21,4 miliar.

Lebih lanjut, Zulfikri menyatakan, besaran tarif yang diterapkan untuk sekali perjalanan KA perintis berada di kisaran Rp3.000-Rp4.000.

"Pada saat sudah bisa memberikan trigger untuk pembangunan wilayah setempat (daerah kereta perintis), kami harapkan perekonomian setempat meningkat, daya beli meningkat, sehingga perintisan bisa dialokasikan ke wilayah lain yang lebih memerlukan," tutur Zulfikri. (gir/gir)