Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala Mansury menjelaskan, pihaknya akan meningkatkan porsi rute internasional dari seluruh penerbangan mencapai di atas 25 persen.
"Kami di 2018, (rute internasional) mungkin berkisar di atas 25 persen (porsi dari seluruh penerbangan). Fokus kami, penambahannya kepada rute-rute short dan medium dengan penerbangan 2,5 jam hingga tujuh jam," ujar Pahala saat peluncuran produk kerja sama asuransi di Tangerang, Banten, Jumat (9/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pahala pun optimis penumpang internasional perseroan bakal meningkat di tahun ini, lantaran bakal ada dua gelaran internasional. seperti Asian Games dan pertemuan tahunan IMF-World Bank. Seiring itu, pendapatan perseroan pada tahun ini pun diperkirakan bisa tumbuh hingga 10 persen.
Lucurkan Asuransi
Dalam kesempatan yang sama, Garuda Indonesia mengeluarkan produk asuransi bekerja sama dengan asuransi Wilis Towers Watson dan PT Chubb General Insurance Indonesia. Pahala mengatakan, produk asuransi bernama Garuda Lifestyle Protection bertujuan untuk membidik pangsa pasar baru bagi perseroan.
Menurutnya, saat ini masyarakat Indonesia sudah mulai menyadari pentingnya asuransi. Dengan melihat tren tersebut, pangsa pasar asuransi saat ini, dinilainya, sangat potensial.
"Dengan melihat tren ini, maka kami melihat bahwa pemegang-pemegang polis asuransi merupakan pangsa pasar yang potensial bagi kami," tambah Pahala
Kerja sama ini, menurut Pahala, juga merupakan bagian dari upaya Garuda Indonesia untuk meningkatkan pendapatan di luar produk penerbangan (non airline product) atau disebut ancillary revenue. (agi)