General Manager Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. Hiroshi Kawano mengatakan, rencana ini telah dikomunikasikan MUFG ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator industri perbankan di Indonesia.
Lihat juga:MUFG Inginkan Posisi Temasek di Bank Danamon |
"Oh iya (sudah komunikasi), tapi OJK punya aturan dan arahan, sehingga kami mengikutinya," ujarnya saat ditemui di kawasan Senayan, Rabu (28/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak bisa (memberi estimasi waktu merger selesai dilakukan), karena proses harus diikuti," imbuhnya.
Nantinya, BTMU akan memegang 40 persen saham Bank Danamon. Namun, hal ini harus menunggu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Danamon yang dilangsungkan pada 20 Maret mendatang.
Adapun langkah merger antara BNP dan Bank Danamon bisa menjadi salah satu cara MUFG untuk menguasai saham Bank Danamon tanpa melanggar aturan kepemilikan tunggal perbankan (Single Presence Policy/SPP).
Menurut aturan itu, kepemilikan saham tunggal dapat dilakukan dengan skema merger dan membentuk holding. (bir)