Pemerintah Gaet Minat Pebisnis Inggris untuk Berinvestasi

Lavinda, CNN Indonesia | Senin, 19/03/2018 08:12 WIB
Pemerintah Gaet Minat Pebisnis Inggris untuk Berinvestasi Pemerintah meyakinkan para investor Inggris bahwa Indonesia merupakan negara tujuan yang strategis untuk berinvestasi, terutama di sektor infrastruktur. (CNN Indonesia/Elisa Valenta Sari).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah meyakinkan para investor Inggris bahwa Indonesia merupakan negara tujuan yang strategis untuk berinvestasi, terutama di sektor infrastruktur.

Hal itu disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro dalam Forum Investasi Infrastruktur Indonesia atau Indonesia Infrastructure Investment Forum (IIIF) 2018 yang pertama diadakan di London pada akhir pekan lalu.

Menurut dia, Indonesia semakin bertransformasi menjadi wilayah perkotaan. Tingginya jumlah penduduk produktif sekaligus masyarakat berpendapatan menengah mendorong pasar konsumen yang luas.



"Hal itu tentu akan memberikan permintaan yang tinggi dan menjadi peluang pengembangan infrastruktur bagi para pebisnis di Inggris," ungkapnya seperti dikutip dari keterangan tertulis, Senin (19/3).

Duta Besar RI Rizal Sukma meyakini Indonesia mampu mewujudkan potensi ekonomi menjadi sumber daya ekonomi secara nyata. Pada akhirnya, ekonomi Indonesia akan berada hingga peringkat kelima terbesar di dunia pada 2050.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM) Thomas Lembong menyoroti upaya pemerintah merampingkan peraturan bisnis di Indonesia, dan kinerja positif berkenaan dengan kemudahan melakukan bisnis.

Dalam forum tersebut terdapat pula siskusi panel yang membahas tentang strategi pembangunan infrastruktur Indonesia, kerangka peraturan terkait infrastruktur, peluang investasi di bidang energi, dan konektivitas serta berbagai peluang investais pariwisata.

Forum ini bertujuan untuk menarik minat dan pertukaran gagasan terkait peluang investasi di sektor infrastruktur di Indonesia.


IIIF juga diharapkan dapat mempertemukan pemangku kepentingan dan perusahaan dalam sesi dialog dan pengetahuan untuk berinvestasi di Indonesia, mempromosikan investasi langsung asing di Indonesia.

Acara dihadiri lebih dari 100 peserta pada sesi pembukaan dengan perwakilan dari perusahaan Inggris, lembaga nasional serta perusahaan swasta dan negara Indonesia. Beberapa di antaranya yaitu PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Pembangkitan Jawa Bali (PT PJB), PT Flores Prosperindo, Otoritas Pariwisata Danau Toba, Indonesia Infrastructure Guarantee Fund (PT PII), dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). (lav/lav)