"Jangan lupa jika minum kopi, minumlah kopi Indonesia," ucap Jokowi di Government House, Wellington, Selandia Baru, seperti dikutip dari keterangan resmi, Senin (19/3).
Seluruh orang yang hadir dalam acara kenegaraan itu kemudian tertawa sambil bertepuk tangan ketika mendengar ucapan Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya langsung berpikir Indonesia harus mengekspor lebih banyak kopi ke Selandia Baru," katanya dan disambut tepuk tangan tamu di Norie State Dining Room.
Komposisi produksi kopi Indonesia adalah 72,84 persen kopi jenis robusta dan 27,16 persen kopi jenis arabika.
Mantan Wali Kota Solo ini menuturkan hampir setiap daerah di Indonesia memiliki jenis kopi sendiri seperti Kopi Bali, Sumatera, Jawa, Toraja, hingga Kopi Luwak.
"Masing-masing kopi memiliki cita rasa keunikan berbeda dan saya dengar kopi sumatera dan kopi jawa barat cukup populer di sini," tuturnya.
Presiden berharap diplomasi kopi yang baru ia lakukan dapat mempererat hubungan bilateral kedua negara yang telah terjalin sejak 60 tahun lalu. (lav/bir)