Jokowi 'Jualan' Kopi Indonesia di Selandia Baru

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Senin, 19/03/2018 14:37 WIB
Jokowi 'Jualan' Kopi Indonesia di Selandia Baru Presiden Joko Widodo coba mempromosikan kopi Indonesia ketika melakukan kunjungan kerja ke Selandia Baru. (Justin Sullivan/Getty Images/AFP).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo coba mempromosikan kopi Indonesia ketika melakukan kunjungan kerja ke Selandia Baru. Hal itu dilakukan dalam jamuan santap siang kenegaraan bersama Gubernur Jenderal Selandia Baru Dame Patsy Reddy, Senin (18/3).

"Jangan lupa jika minum kopi, minumlah kopi Indonesia," ucap Jokowi di Government House, Wellington, Selandia Baru, seperti dikutip dari keterangan resmi, Senin (19/3).


Seluruh orang yang hadir dalam acara kenegaraan itu kemudian tertawa sambil bertepuk tangan ketika mendengar ucapan Jokowi.


Dalam sambutannya, Presiden mengatakan naluri bisnisnya keluar ketika mengetahui masyarakat Selandia Baru suka minum kopi.

"Saya langsung berpikir Indonesia harus mengekspor lebih banyak kopi ke Selandia Baru," katanya dan disambut tepuk tangan tamu di Norie State Dining Room.

Ia menyatakan Indonesia merupakan salah satu produsen kopi terbesar di dunia. Indonesia berada di posisi terbesar keempat di dunia setelah Brasil, Vietnam, dan Kolombia dengan produksi rata-rata sebesar 639 ribu ton per tahun atau 8 persen dari produksi kopi dunia.

Komposisi produksi kopi Indonesia adalah 72,84 persen kopi jenis robusta dan 27,16 persen kopi jenis arabika.


Mantan Wali Kota Solo ini menuturkan hampir setiap daerah di Indonesia memiliki jenis kopi sendiri seperti Kopi Bali, Sumatera, Jawa, Toraja, hingga Kopi Luwak.

"Masing-masing kopi memiliki cita rasa keunikan berbeda dan saya dengar kopi sumatera dan kopi jawa barat cukup populer di sini," tuturnya.

Presiden berharap diplomasi kopi yang baru ia lakukan dapat mempererat hubungan bilateral kedua negara yang telah terjalin sejak 60 tahun lalu. (lav/bir)