Hal itu dikarenakan Jokowi ingin melihat langsung dampak BWM terhadap perekonomian masyarakat.
"Saya perintahkan Mensesneg (Pratikno) yang dibawa ke sini harus kami borong semua. Nanti bawa pulangnya gimana? Nanti diborong dan makan bareng-bareng," kata Jokowi di Istana Negara, Rabu (28/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden menghampiri satu per satu dan berdialog dengan mereka memastikan pinjaman awal BWM digunakan masyarakat dan membuahkan hasil.
Tetapi, setelah menerima bantuan Rp1 juta kini penjual memiliki delapan jenis gorengan.
"Masa dapat pinjaman tetap dua macam? Tidak berkembang namanya. Semua harus dipakai untuk modal usaha," ucap mantan Wali Kota Solo ini.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengatakan Bank Wakaf akan ditingkatkan dari waktu ke waktu, seperti bank yang terletak di perbatasan bisa melayani santri lebih dari dua kecamatan dan kabupaten.
"Kadang-kadang santri lintas kecamatan, kabupaten. Yang paling penting ikrarnya dipenuhi. Prinsip bagi saya ini saja," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.