Awal Mei, Sistem Ganjil-Genap Berlaku di Pintu Tol Cibubur 2

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Kamis, 05/04/2018 15:45 WIB
Awal Mei, Sistem Ganjil-Genap Berlaku di Pintu Tol Cibubur 2 BPJT akan memperluas penerapan sistem ganjil-genap untuk kendaraan pribadi di Pintu Tol Cibubur 2 mulai awal Mei 2018. (ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf).
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bakal memperluas penerapan sistem ganjil-genap untuk kendaraan pribadi di Pintu Tol Cibubur 2, setelah penerapan di Pintu Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

Rencananya, penerapan sistem ganjil genap di pintu tol Cibubur akan berlaku sepenuhnya pada awal Mei 2018 mendatang. Kebijakan ini akan berlaku pada pukul 06.00 - 09.00 setiap hari kerja, kecuali hari libur nasional.

Kepala BPTJ Bambang Prihartono mengungkapkan pengaturan sistem ganjil genap merupakan upaya pemerintah untuk mengatasi kemacetan di jalur tol Jagorawi.



"Dengan kondisi yang ada dari Cibubur ke arah Cawang, dengan rasio kapasitas volume lebih dari satu, kami terpaksa harus menerapkan sistem ganjil genap di pintu tol Cibubur 2," ujar Bambang dalam konferensi pers di Hotel Menara Peninsula, Kamis (5/4).

Selain penerapan ganjil genap, BPTJ juga akan mengatur lajur khusus angkutan umum pada pukul 06.00-09.00 WIB dari Bogor-Pasar Rebo setiap hari kerja, kecuali hari libur nasional.

"Ini semua kami lakukan juga dalam rangka untuk menunjang kesukssan Asean Games di mana Indonesia menjadi tuan rumah," katanya.


Mengutip data PT Jasa Marga Tbk, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Karlo Manik menambahkan pintu tol Cibubur 2 dipilih karrna volume transaksi lalu lintasnya paling padat dibandingkan pintu tol lain di jalan tol Jagorawi.

Pada pukul 06.00-09.00, volume transaksinya mencapai 7.799 kendaraan. Dalam sehari, transaksinya mencapai 34.278 kendaraan.

"Volume total transaksi lalu lintas di pintu tol Cibubur itu paling tinggi," terang Karlo di tempat yang sama.


Saat ini, Kementerian Perhubungan masih menyiapkan Peraturan Menteri Perhubungan tentang Penerapan Sistem Ganjil Genap pada Akses Tol di Ruas Tol Jagorawi yang diperkirakan rampung pada akhir April. Setelah itu, pemerintah juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta menyiapan rambu-rambu yang diperlukan.

"Pada 16 April 2018, kami akan melakukan uji coba (sistem ganjil genap di pintu tol Cibubur 2)," imbuhnya.

Di saat bersamaan, BPTJ akan bekerja sama dengan operator bus umum untuk menyediakan sarana transportasi reguler dan premium dari titik-titik pemukiman di Cibubur ke Jakarta, dan sebaliknya.


Beberapa titik pemukiman yang akan disediakan layanan premium adalah Legenda Wisata, Citra Grand, Cibubur Country, Metland Transyogi, dan Cibubur Residence.

Selain pintu tol Cibubur 2, rencana pola ganjil genap juga akan menyusul di jalur tol Tangerang - Jakarta untuk pintu tol Kunciran 2 dan pintu tol Tangerang 2. Namun, BPTJ masih melakukan survei lapangan untuk menyusun kebijakan tersebut. Diharapkan, penerapannya bisa dilakukan bersamaan dengan sistem ganjil-genap pintu tol Cibubur 2.

Tak hanya pola ganjil genap, BPTJ juga akan mengatur lalu lintas kendaraan barang pada pukul 06.00-09.00 WIB, serta mengatur lajur khusus angkutan umum pada pukul 06.00-09.00 WIB di jalur tol Tangerang-Jakarta.


Karlo mengungkapkan sistem ganjil genap cukup ampuh untuk mengurangi kepadatan di jalan tol.

Sebagai gambaran, setelah tiga minggu penerapan sistem ganjil genap, volume transaksi kendaraan di jalur tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur pada pukul 06.00 - 09.00 turun dari 8.206 kendaraan menjadi 5.146 kendaraan. (bir)