'Sapih' Bisnis TOD dan Hotel, Adhi Karya Beri Modal Rp1,9 T

Dinda Audriene Muthmainah , CNN Indonesia | Jumat, 04/05/2018 19:51 WIB
'Sapih' Bisnis TOD dan Hotel, Adhi Karya Beri Modal Rp1,9 T Seluruh proyek TOD yang dibangun oleh Adhi Karya bakal berdekatan dan terintegrasi dengan stasiun-stasiun Light Rail Transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek). (CNN Indonesia/Tutiek Apriyanti)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Adhi Karya Tbk (ADHI) resmi melakukan pemisahan (spin off) Departemen Transit Oriented Development (TOD) dan hotel. Dua lini usaha tersebut kini berada di bawah PT Adhi Commuter Properti (ACP), anak usaha perseroan. 

Rencananya, seluruh TOD yang dibangun oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini rencananya bakal berdekatan dan terintegrasi dengan stasiun-stasiun Light Rail Transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) yang tengah dibangun perseroan.

Direktur Keuangan Entus Asnawi Mukhson menjelaskan Adhi Karya memberikan modal awal sebesar Rp1,9 triliun dalam bentuk tanah yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan kinerja perusahaan ke depannya.


"Dilakukan spin off karena dengan diselesaikannya Light Rail Transit (LRT) menimbulkan sentra baru kegiatan ekonomi di sekitar stasiun. Peluang itulah yang akan digarap oleh anak perusahaan ini," papar Entus, Jumat (4/5).


Dengan spin off ini, proyek TOD yang sebelumnya sudah dilakukan sejak tahun lalu kini berada di bawah PT ACP. Perusahaan menargetkan dapat membangun 18 TOD hingga beberapa tahun ke depan, tetapi saat ini Adhi Karya baru membangun empat TOD di Bekasi Timur, Jati Cempaka, Ciracas, dan Sentul.

"Sekarang kurang lebih luas tanah yang sudah dikuasai untuk TOD ada 20-25 hektare (ha)," ucap Entus.

Lebih lanjut ia mengatakan dalam 11 tahun ke depan perusahaan optimis dapat membangun 12 TOD. Sehingga, ia memprediksi nilai kapitalisasi pengembangan dari 12 TOD tersebut bisa mencapai Rp55 triliun.

"Jadi dengan pembangunan-pembangunan itu, nilainya akan berkembang," imbuh Entus.


Secara terpisah, Direktur Operasional II Adhi Karya Budi Saddewa Soediro mengungkapkan perusahaan baru menyelesaikan satu kawasan komersial di proyek TOD di Sentul, terdiri dari ruko, perkantoran, dan apartemen.

"Untuk apartemen sudah sampai lantai lima," jelas Budi.

Menurut Budi, perusahaan baru membangun TOD di Jati Cempaka, Bekasi Timur, dan Sentul. Sementara, Adhi Karya masih mengurus proses perizinan di Ciracas.

"Untuk di Ciracas belum keluar Izin Membangun Bangunan (IMB), ini akan keluar dalam waktu dekat," tutur Budi. (agi/agi)