IHSG Diramal Kembali Lesu Terpapar Sentimen Global

Dinda Audriene Muthmainah , CNN Indonesia | Kamis, 24/05/2018 08:03 WIB
IHSG Diramal Kembali Lesu Terpapar Sentimen Global Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berbalik melemah pada hari ini, Kamis (24/5), dipengaruhi oleh berbagai sentimen global. (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berbalik melemah pada hari ini, Kamis (24/5), dipengaruhi oleh berbagai sentimen global.

"Masih ada sentimen global yang membayangi dan belum priced in," kata Analis Artha Sekuritas Frederik Rasali dalam risetnya.

Seperti diketahui, beberapa sentimen global yang terus berdampak pada pasar dalam negeri, misalnya sikap agresif The Fed yang diprediksi menaikkan suku bunga acuan sebanyak tiga sampai empat kali. Hal tersebut mendorong tingginya imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat (AS), dan penguatan dolar AS.



"IHSG diprediksi menurun. Support dan Resistance di kisaran 5.730-5.867," terang Frederik.

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya berharap nilai tukar rupiah bisa kembali stabil agar berdampak positif pada IHSG.

Pada perdagangan kemarin, nilai tukar rupiah kembali melemah 67 poin atau 0,47 persen di level Rp14.209 per dolar AS.


"Stabilnya nilai tukar rupiah masih sangat diharapkan sehingga dapat kembali menjaga pasar yang kondusif," ucap William dalam risetnya.

Meski begitu, ia memproyeksi IHSG menguat pada hari ini dan bergerak dalam rentang support 5.703 dan resistance 5.936.

Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 40,88 poin atau 0,71 persen ke level 5.792 setelah bergerak di antara 5.764-5.850. Selain itu, investor asing juga tercatat beli bersih di pasar reguler sebesar Rp282,12 miliar. (agi/agi)