Tarif Tol Dipangkas Hingga 28 Persen Selama Mudik Lebaran

Dinda Audriene Muthmainah, CNN Indonesia | Kamis, 31/05/2018 17:01 WIB
Tarif Tol Dipangkas Hingga 28 Persen Selama Mudik Lebaran Operator akan mendiskon tarif tol 10 persen-28 persen selama mudik Lebaran. Diskon diberikan untuk mencegah penumpukan kendaraan saat arus mudik dan balik. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Operator jalan tol sepakat untuk memberikan diskon tarif selama musim mudik Lebaran 2018 ini. Diskon tarif yang diberikan berkisar antara 10 persen hingga 28 persen.

Rata-rata waktu pemberian diskon untuk setiap jalan tol mencapai empat hari, yaitu dari 13-14 Juni 2018 dan 18-19 Juni 2018.

Untuk diskon tarif 10 persen rencananya berlaku atas ruas tol yang dikelola delapan operator tol.


Pertama, tol yang dikelola PT Jasa Marga (Persero), yakni Cawang-Tomang-Pluit, Jakarta-Cikampek, Palimanan-Kanci, Semarang-Solo, Solo-Ngawi-Kertosono, Surabaya-Mojokerto, Medan Kualanamu-Tebing Tinggi.


Kedua
, tol yang dikelola PT Hutama Karya (Persero), akses Tol Tanjung Priok, Bakauheni-Terbanggi Besar, Palembang-Indralaya dan Medan-Binjai.

Ketiga, tol yang dikelola Waskita Toll Road, Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang. Keempat, tol yang dikelola Nusantara Infrastruktur, Makassar Seksi IV dan Ujung Pandang Tahap I dan II.

Kelima, tol yang dikelola Citra Marga Nusaphala Persada Cawang-Tanjung Priok-Jembatan Tiga/Pluit dan Soreang-Pasirkoja. Keenam, tol yang dikelola Jakarta Lingkar Barat I; JORR W1 (Kebon Jeruk- Ulujami).

Ketujuh, tol yang dikelola Margabumi Matraraya, Surabaya-Gresik. Sedangkan kedelapan, tol yang dikelola Astra, Tangerang-Merak, Cikampek-Palimanan dan Jombang-Kertosono.

Sementara itu, untuk diskon tarif sebesar 28 persen diberlakukan untuk Tol Bekasi- Cawang-Kampung Melayu. Diskon 28 persen diberlakukan pada 8- 23 Juni.


Direktur Astra Infra Toll Road Sunarto Sastrowiyoto mengatakan diskon tersebut diberikan agar masyarakat tidak melakukan perjalanan dalam satu waktu, atau saat puncak arus mudi atau balik.

"Jadi, diskon ini diberlakukan untuk membuat distribusi lalu lintas jadi lebih baik. Biasanya, saat puncak arus mudik atau balik lalu lintas macet," katanya, Kamis (30/5).

Sunarto memperkirakan pemberian diskon tarif di ruas tol tersebut akan berdampak pada penurunan jumlah kendaraan.

"Diskon ini murni pelayanan dan mudah-mudahan lalu lintas terdistribusi tidak hanya satu titik," katanya. (agt/bir)