IHSG Bergerak Stagnan pada Tengah Pekan
Dinda Audriene Muthmainah | CNN Indonesia
Rabu, 06 Jun 2018 07:52 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramalkan bergerak stagnan pada hari ini, Rabu (6/6), setelah menguat cukup signifikan kemarin hingga 1,23 persen.
Analis KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko menilai IHSG mulai memasuki fase konsolidasi bila dilihat secara teknikal. Maka itu, Yuganur melihat IHSG akan bergerak terbatas hari ini.
"Pelaku pasar sebaiknya melihat ini sebagai pembentukan arah IHSG selanjutnya," ungkap Yuganur dalam risetnya.
Untuk itu, ia meramalkan IHSG hanya bergerak dalam rentang support 5.940 dan resistance 6.095. Kendati hanya terbatas, Yuganur tetap memiliki daftar rekomendasi saham, di antaranya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Di sisi lain, Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada masih optimis pasar saham bisa bertahan di zona hijau pada hari ini meski minim sentimen positif, khususnya dari sisi ekonomi makro.
"Pergerakan IHSG yang masih berada di zona hijaunya memberikan peluang kenaikann lanjutan yang diharapkan juga didukung oleh meningkatnya aksi beli dari para pelaku pasar," papar Reza.
Menurutnya, penguatan IHSG akan ditopang oleh sebagian berita korporasi yang masih cukup positif. Dengan begitu, ia memproyeksi IHSG bergerak dalam rentang support 5.993-6.010 dan resistance 6.115-6.130.
"Namun demikian, tetap mewaspadai terhadap sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah," pungkas Reza.
Informasi saja, IHSG kemarin ditutup di level 6.088. Namun, nilai tukar rupiah turun tipis 0,05 persen ke level Rp13.874 per dolar AS.
Sementara itu, bursa saham Wall Street bergerak bervariasi tadi malam. Ketika S&P500 dan Nasdaq Composite ditutup menguat masing-masing 0,07 persen dan 0,41 persen, Dow Jones justru turun 0,06 persen.
(lav)
Analis KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko menilai IHSG mulai memasuki fase konsolidasi bila dilihat secara teknikal. Maka itu, Yuganur melihat IHSG akan bergerak terbatas hari ini.
"Pelaku pasar sebaiknya melihat ini sebagai pembentukan arah IHSG selanjutnya," ungkap Yuganur dalam risetnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Rupiah Turun Tipis ke Rp13.880 per Dolar AS |
Untuk itu, ia meramalkan IHSG hanya bergerak dalam rentang support 5.940 dan resistance 6.095. Kendati hanya terbatas, Yuganur tetap memiliki daftar rekomendasi saham, di antaranya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Di sisi lain, Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada masih optimis pasar saham bisa bertahan di zona hijau pada hari ini meski minim sentimen positif, khususnya dari sisi ekonomi makro.
Menurutnya, penguatan IHSG akan ditopang oleh sebagian berita korporasi yang masih cukup positif. Dengan begitu, ia memproyeksi IHSG bergerak dalam rentang support 5.993-6.010 dan resistance 6.115-6.130.
"Namun demikian, tetap mewaspadai terhadap sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah," pungkas Reza.
Informasi saja, IHSG kemarin ditutup di level 6.088. Namun, nilai tukar rupiah turun tipis 0,05 persen ke level Rp13.874 per dolar AS.
Sementara itu, bursa saham Wall Street bergerak bervariasi tadi malam. Ketika S&P500 dan Nasdaq Composite ditutup menguat masing-masing 0,07 persen dan 0,41 persen, Dow Jones justru turun 0,06 persen.