Realisasi tersebut naik jika dibandingkan tahun lalu. Pada periode sama tahun lalu realisasi penyaluran KUR baru mencapai 22 persen dari plafon Rp110 triliun.
Dengan kondisi tersebut, Darmin yakin tahun ini KUR akan tersalur 100 persen. "Kalau memang sudah lampaui 30 persen, realisasinya bisa mendekati 100 persen," katanya, Kamis (7/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walaupun meningkat, realisasi penyaluran KUR tersebut masih belum sesuai harapan pemerintah. Pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR ingin penyaluran KUR minimal 60 persen harus dialokasikan untuk kegiatan di sektor produksi.
Hanya saja, berdasarkan data kementerian tersebut sampai April realisasi penyaluran KUR untuk sektor produksi baru 38,09 persen dari total yang sudah tersalur. Sisanya, 61,91 persen masih terserap oleh sektor perdagangan.
KUR subsidi di tahun ini tercatat memiliki bunga sebesar 7 persen atau lebih kecil dari tahun sebelumnya yakni 9 persen. Adapun, realisasi KUR antara tahun 2007 hingga 2014 sebesar Rp178,84 triliun dengan rasio kredit bermasalah di angka 3,3 persen.