Meraup Berkah dari Jasa Penukaran Uang Pecahan

Martahan Sohuturon, CNN Indonesia | Kamis, 14/06/2018 09:11 WIB
Meraup Berkah dari Jasa Penukaran Uang Pecahan Ilustrasi penukaran uang. (Foto: (CNN Indonesia/Fachri Fachruddin).
Jakarta, CNN Indonesia -- Lebaran memberikan berkah tersendiri pada penyedia jasa penukaran uang. Salah satunya pada Wiston Tampubolon, penyedia jasa penukaran uang yang mangkal di terminal bayangan alias tidak resmi di sekitar Perempatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Sepekan menjalankan jasanya, dia bisa meraup untung sampai dengan Rp560 ribu. Tidak mudah memang bagi Wiston untuk mendapatkan keuntungan tersebut.

Setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 18.00 dia harus berdiri di pinggir jalan, menjulurkan tangannya dan menawarkan penukaran uang kepada pemudik yang menunggu kedatangan bus di terminal bayangan tersebut.

Dia juga harus bersaing dengan sesama teman penyedia jasa penukaran uang agar jasanya laku.



Jasa penukaran uang receh yang dia layani cukup beragam, mulai dari Rp2000 hingga Rp20 ribu yang sudah digepok menjadi satu dengan nilai sebesar Rp100 ribu atau 200 ribu.

Gepokan uang tersebut dia jual seharga Rp100 ribu untuk gepokan pecahan uang bernilai Rp90 ribu. Sementara itu, untuk gepokan pecahan bernilai Rp180 ribu dia jual dengan harga Rp200 ribu.

"Sudah delapan tahun saya menekuni pekerjaan ini," katanya kepada CNNIndonesia, Rabu (13/6).

Wiston mengatakan per hari transaksi penukaran uang yang berhasil dia bukukan berkisar Rp3 juta sampai Rp4 juta. Keuntungan yang didapat dari penukaran per gepok uang dia bagi dua.

Untuknya, keuntungan Rp3.000 per gepok uang, sementara itu Rp7.000 untuk pemodal. Wiston mengatakan biasanya mengakhiri jasa penukaran uangnya satu hari menjelang lebaran.

(agt)