"Harus berhenti semuanya, termasuk pembangunan jalur kereta cepat atau LRT juga dihentikan," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiadi di Transmedia, Selasa (8/5).
Budi mengatakan pembangunan yang diizinkan beroperasi menjelang Lebaran adalah proyek yang sifatnya tidak mengganggu perjalanan pemudik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Budi menuturkan bahwa PT Waskita Karya (Persero)Tbk akan membuka garis batas jalan, sehingga yang awalnya hanya ada 3 jalur akan melebar menjadi 4 jalur untuk dapat dioperasikan.
Pemberhentian proyek pembangunan tersebut bertujuan agar arus mudik lancar dan Budi berharap itu dapat mengurangi potensi kemacetan saat menjelang lebaran. (lav)