Penjualan e-Commerce Naik Berkali Lipat selama Ramadan

Dinda Audriene Muthmainah , CNN Indonesia | Minggu, 24/06/2018 17:09 WIB
Penjualan e-Commerce Naik Berkali Lipat selama Ramadan Zalora Indonesia mencatatkan kenaikan penjualan baju muslim hingga 25 kali lipat selama momen Ramadan dan Lebaran dibanding bulan sebelumnya.(CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan e-commerce kompak mencatatkan penjualan yang fantastis selama momen Ramadan dan Lebaran tahun ini. Sebagian perusahaan e-commerce besar bahkan mencatatkan kenaikan penjualan hingga berkali lipat.

Direktur Utama Blibli.com Kusumo Martanto mengklaim penjualannya meningkat drastis 200 persen atau tiga kali lipat selama Ramadan dan Lebaran bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

"Kalau pada 2017 kenaikan kami pada Lebaran hanya 100 persen. Jadi intinya, tahun ini jauh lebih oke dibandingkan dengan tahun lalu," tutur Kusumo kepada CNNIndonesia.com, Minggu (24/6).


Sementara, bila dibandingkan antar Ramadan dan Lebaran tahun lalu dengan tahun ini, maka penjualan Blibli.com tercatat melonjak 250 persen.


Tak hanya Blibli.com, Lazada Indonesia turut meningkatkan transaksi penjualan selama Mei 2018 atau bulan Ramadan kemarin. Hanya saja, manajemen enggan untuk menjelaskan angka detil terkati kenaikan penjualan tersebut.

"Dapat kami sampaikan berdasarkan data internal untuk periode Ramadan tahun ini (9-31 Mei 2018) kami memperoleh kenaikan transaksi dua digit dibandingkan 2017," ungkap Chief Marketing Officer Lazada Indonesia, Achmad Alkatiri.

Sebagian pembeli melakukan transaksi dalam kategori kesehatan, kecantikan, fesyen, dan ponsel pintar. Menurut Achmad, manajemen mengadakan promo berupa PUASALE dan beberapa program diskon hingga 90 persen.

"Fasilitas kemudahan bertransaksi tidak luput dari perhatian kami, metode pembayaran yang mudah, program cicilan sampai program gratis ongkir menjadi point penting bagi kenyamanan berbelanja konsumen sekarang ini," papar Achmad.


Sementara itu, Zalora Indonesia menyatakan penjualan khusus untuk pakaian muslim naik hingga 25 kali lipat bila dibandingkan dengan penjualan pakaian muslim pada bulan biasanya.

Direktur Utama Zalora Indonesia Anthony Fung menuturkan realisasi penjualan pakaian muslim itu menjadi bukti sikap masyarakat Indonesia telah beralih menjadi pembeli melalui online.

"Kami melihat pertumbuhan yang sangat tinggi di industri retail menjelang dan selama Ramadan," ujar Fung melalui keterangan resmi.

Dalam mengantisipasi lonjakan pembelian selama Ramadan kemarin, Fung membeberkan jika pihaknya bekerja sama dengan berbagai label lokal dan internasional, serta delapan desainer busana muslim di Indonesia. (agi/agi)