RI-Jepang Sepakati Pembangunan 4 Proyek Infrastruktur

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Selasa, 26/06/2018 11:58 WIB
RI-Jepang Sepakati Pembangunan 4 Proyek Infrastruktur Ilustrasi pembebasan lahan untuk pembangunan proyek kereta cepat. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengklaim menyepakati pembangunan kereta cepat Jakarta-Surabaya dengan Jepang. Tidak cuma itu, kedua negara juga menyepakati beberapa proyek infrastruktur lainnya, seperti Pelabuhan Patimban, dan MRT Jakarta.

"Keempat, mereka juga berminat (proyek pembangunan) Trans Sumatra dan Natuna. Mereka mau bentuk task force langsung dengan kita," ujarnya di Kantor Kemaritiman, Senin (25/6) malam.


Kerja sama juga berbentuk pendidikan vokasional dan pemberdayaan energi dan sumber daya mineral (ESDM). Tujuannya, agar lebih banyak sumber daya manusia yang mampu bekerja di bidang teknik, khususnya di luar Jawa.


Terkait Pelabuhan Patimban, Luhut memaparkan hasilnya akan mengurangi kemacetan di Jakarta. Pasalnya, semua industri yang keluar dari Pelabuhan Patimban nantinya tak perlu lagi untuk melalui jalur Tanjung Priok.


"Semua industri yang ada di sana akan keluar dari Patimban, bukan dari Priok. Orang juga akan menggunakan Kertajati kalau mau ke situ. Nggak perlu ke Cengkareng dan trafik di Jakarta akan berkurang juga," imbuhnya.

Namun demikian, Luhut belum bisa memperkirakan berapa investasi yang bisa ditarik dari Jepang untuk pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur tersebut. (bir)