Realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Jeblok

Yuli Yanna Fauzie, CNN Indonesia | Selasa, 26/06/2018 17:04 WIB
Realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Jeblok Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan realisasi Dana Desa awal tahun memang agak melambat dibanding tahun sebelumnya. (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan realisasi transfer daerah dan Dana Desa sepanjang lima bulan pertama 2018 kemarin melambat jika dibanding periode yang sama tahun lalu.

Hingga 31 Mei, realisasi dana transfer ke daerah baru mencapai Rp300 triliun. Realisasi tersebut lebih rendah jika dibandingkan tahun 2017 yang sudah berhasil mencapai Rp306,5 triliun.

Sementara Dana Desa, pada periode yang sama baru terealisasi Rp20,66 triliun. Jika dibandingkan 2017, realisasi tersebut turun Rp7,53 triliun.


Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan turunnya serapan dana desa, salah satunya disebabkan oleh pelaksanaan Program Padat Karya Tunai yang dijalankan pemerintah dengan dana tersebut tersendat.


"Perubahan program tersebut ternyata membuat implementasinya tidak bisa cepat," katanya di Jakarta, Senin (26/6).

Selain itu, realisasi dana desa juga terhambat oleh daerah yang masih kesulitan memenuhi syarat penyaluran.

Sementara itu untuk transfer ke daerah, penurunan realisasi disebabkan oleh masalah administrasi.

Sebagian daerah penerima dana alokasi khusus (DAK) fisik dan dana insentif daerah (DID) belum dapat memenuhi syarat administrasi penyaluran kedua.

(agt/agt)