Pertamina Buka Opsi Gunakan Dua Skema Distribusi Elpiji 3 Kg

Dinda Audriene Muthmainah, CNN Indonesia | Kamis, 05/07/2018 09:26 WIB
Pertamina Buka Opsi Gunakan Dua Skema Distribusi Elpiji 3 Kg PT Pertamina (Persero) membuka peluang untuk menggunakan dua skema dalam proses distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG/elpiji) bersubsidi volume 3 Kg. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pertamina (Persero) membuka peluang untuk menggunakan dua skema dalam proses distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG/elpiji) bersubsidi volume 3 kilogram (Kg).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan dua skema itu seperti yang dikatakan pemerintah sebelumnya, yakni menempelkan kode baris (barcode) di setiap tabung elpiji dan mengintegrasikan pembelian elpiji dengan kartu keluarga sejahtera (KKS).

"Kami pakai dua skema sekaligus tidak masalah, kalau menggunakan kartu kan nanti untuk memudahkan dalam pemberian," kata Nicke, Rabu (4/7).



Dalam hal ini, Pertamina akan berintegrasi dengan lembaga lain yang menggunakan kartu keluarga sejahtera untuk membagikan bantuan sosial, seperti Perum Badan Usaha Logistik (Bulog).

"Jadi ini kami sinergi juga, karena Bulog juga menggunakan kartu untuk membagikan beras. Kan ada beberapa produk yang akan diberikan untuk masyarakat miskin," jelas Nicke.

Namun begitu, seluruh skema pembelian elpiji bersubsidi ini masih digodok Pertamina bersama pemerintah, khususnya dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"(Masalah waktu) sedang dalam proses," ucap Nicke.


Sebelumnya, Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengungkapkan rencana pembelian melalui kartu keluarga sejahtera sebenarnya sudah pernah dibahas.

"Jadi dengan cara ini subsidi bisa didapatkan oleh yang berhak saja," tutur Djoko kemarin.

(lav/bir)