Perang Dagang, Uni Eropa Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi
Agus Triyono | CNN Indonesia
Jumat, 13 Jul 2018 07:10 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Uni Eropa memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi mereka dari 2,3 persen menjadi 2,1 persen.
Komisioner Perekonomian Uni Eropa Pierre Moscovici mengatakan bahwa pemangkasan proyeksi dilakukan terkait perang dagang dan ketidakpastian kebijakan.
Komisioner Perekonomian Uni Eropa Pierre Moscovici mengatakan bahwa pemangkasan proyeksi dilakukan terkait perang dagang dan ketidakpastian kebijakan.
Menurutnya, masalah tersebut sudah mengurangi kepercayaan diri dan mengganggu iklim bisnis.
"Meningkatnya ketegangan akibat perang dagang telah menciptakan bencana, tidak ada pemenang yang ada hanya kerusakan," katanya seperti dikutip dari CNN.com, Kamis (12/7).
Amerika dan Uni Eropa mempunyai hubungan dagang yang erat. Nilai kerjasama perdagangan mereka mencapai US$1,1 triliun per tahun.
Tapi kerjasama tersebut rusak akibat perang dagang yang dikobarkan Presiden Amerika Donald Trump. Trump beberapa waktu lalu memberlakukan tarif impor untuk baja dan aluminium asal Uni Eropa.
Trump masih mengancam akan memberlakukan tarif impor 20 persen atas ekspor mobil Uni Eropa.
(cnn.com)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meningkatnya ketegangan akibat perang dagang telah menciptakan bencana, tidak ada pemenang yang ada hanya kerusakan," katanya seperti dikutip dari CNN.com, Kamis (12/7).
Tapi kerjasama tersebut rusak akibat perang dagang yang dikobarkan Presiden Amerika Donald Trump. Trump beberapa waktu lalu memberlakukan tarif impor untuk baja dan aluminium asal Uni Eropa.
Trump masih mengancam akan memberlakukan tarif impor 20 persen atas ekspor mobil Uni Eropa.