Evaluasi Bea Masuk, Pemerintah Siapkan Tawaran untuk AS

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Sabtu, 14/07/2018 09:36 WIB
Evaluasi Bea Masuk, Pemerintah Siapkan Tawaran untuk AS Menteri Perekonomian Darmin Nasution menyatakan telah menyiapkan penawaran kepada Amerika Serikat agar evaluasi keringanan bea masuk (GSP) tidak ganggu ekspor. (CNN Indonesia/Safyra Primadhyta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan penawaran kepada Amerika Serikat (AS) terkait rencana peninjauan ulang fasilitas keringanan bea masuk (Generalized System of Preference/GSP) yang mereka lakukan terhadap 3.547 produk Indonesia.

Penawaran tersebut akan diserahkan kepada tim evaluasi Kementerian Perdagangan AS 17 Juli mendatang. "Penawarannya apa, tidak bisa kami buka. Takutnya, kalau AD bilang tidak mau, repot nanti kami," katanya di Jakarta, Jumat (13/7) malam.

Pemerintah AS mengkaji produk impor penerima fasilitas GSP yang dihasilkan negara berkembang termasuk Indonesia. Evaluasi tersebut membuat dunia usaha dalam negeri ketar-ketir.


Mereka khawatir AS akan mengubah atau menghentikan pemberian fasilitas tersebut kepada produk Indonesia.


Ketua Bidang Hubungan Internasional dan Investasi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu mengatakan agar kekhawatiran tersebut tidak terbukti, pihaknya meminta kepada pemerintah melobi pemerintah AS.

Ia meminta agar pemerintah menyatakan bahwa produk Indonesia masih pantas mendapatkan fasilitas GSP dari Amerika.

Darmin mengatakan evaluasi tersebut dilakukan karena pemerintah AS ingin memastikan bahwa Indonesia tidak menghambat bisnis Amerika di Indonesia.


(agt/bir)