Deputi Direktur Elektronifikasi dan GPN BI Aloysius Donanto mengatakan tarif MDR yang ditanggung oleh merchant atau pedagang sebelum menggunakan logo GPN sebesar 1,6-2,2 persen dan setelah ada logo GPN menjadi hanya 1 persen.
"Sebelum ada logo GPN, transaksi sehari sampai Rp25 miliar, setelah ada GPN turun jadi Rp7,25 miliar. Jadi ada penghematan sebesar Rp17,77 miliar untuk konsumen," ungkap Aloysius, Senin (30/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Aloysius, nilai transaksi interkoneksi debit sejak Desember 2017 sampai saat ini secara rata-rata naik 107,48 persen per bulan. Dengan demikian, kata Aloysius, rata-rata transaksi debit per harinya mencapai Rp17 triliun.
"Proporsi transaksinya 5 persen off us dan 95 persen on us. Untuk transaksi on us setelah GPN ini hanya dikenakan 0,15 persen dan off us 1 persen," papar Aloysius.
Lihat juga:Sektor Tambang Dorong IHSG ke Level 6.027 |
"Pada Oktober 2017 bank yang siap transaksi dengan GPN hanya lima, jadi memang bertahap," jelas Aloysius.
Secara keseluruhan, ia mengklaim transaksi dengan kartu ATM berlogo GPN akan lebih aman, karena penyelesaian transaksi dilakukan di Indonesia. Walhasil, tidak ada data yang diproses di luar negeri.
"Lalu ada penurunan biaya, perluasan gerakan nontunai, lalu inovasi dan kompetisi yang sehat," pungkas Aloysius.