'Jemput Bola', Pemerintah Tawarkan Tax Holiday ke Investor

Agus Triyono, CNN Indonesia | Senin, 06/08/2018 14:55 WIB
'Jemput Bola', Pemerintah Tawarkan Tax Holiday ke Investor Ilustrasi. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjemput bola dalam memancing investasi. Upaya tersebut mereka lakukan dengan menawarkan langsung sejumlah fasilitas pemanis investasi ke investor agar mereka tertarik menanamkan dananya di Indonesia.

Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian Harjanto mengatakan bahwa salah satu penawaran investasi sudah dilakukan pemerintah ke Panasonic.

Mereka diiming-imingi akan diberikan pengurangan pajak penghasilan (pph) badan dalam waktu (tax holiday) agar mau menanamkan investasi di Indonesia.


Selain Panasonic, pemerintah juga menawarkan tax holiday ke investor pengembang kendaraan bermotor listrik dan produsen baterai.



"Soalnya kalau tidak diberi tax holiday, mereka bisa mencari negara lain untuk berinvestasi," katanya seperti dikutip dari Antara, Selasa (6/8).

Presiden Joko Widodo memang ingin investasi terus masuk agar ekonomi bisa tumbuh. Agar keinginan tersebut terwujud, ia ingin investor diberi pancingan.

Sebagai gambaran, investasi walau pemerintah sudah berupaya keras memangkas hambatan sampai saat ini belum menggembirakan.

Data Kementerian Koordinator Perekonomian menunjukkan bahwa walaupun arus dana investasi dunia per tahun mencapai US$1,47 triliun, tapi yang berhasil didapat Indonesia hanya 1,97 persennya saja.

Atas kondisi itulah Jokowi beberapa waktu lalu memerintahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk mengkaji perpanjangan waktu pemberlakuan tax holiday sampai dengan 50 tahun.

Sebagai informasi, berdasarkan Peraturan Menteri keuangan Nomor 35 Tahun 2018, tax holiday paling lama diberikan selama 20 tahun asal komitmen yang ditawarkan investor paling sedikit Rp30 triliun. 




(Antara/agt)