Pelemahan IHSG Diramal Berlanjut Akibat Minim Sentimen

Dinda Audriene, CNN Indonesia | Rabu, 12/09/2018 06:40 WIB
Pelemahan IHSG Diramal Berlanjut Akibat Minim Sentimen Ilustrasi pergerakan saham. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan pelemahannya pada perdagangan hari ini, Rabu (12/9), akibat minim sentimen positif dari dalam negeri.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan pelaku pasar kemungkinan akan mengantisipasi sentimen global berupa perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China.

"Mengantisipasi kebijakan Presiden Donald Trump yang akan mengimplementasikan tarif US$200 miliar pada pekan ini," ungkap Dennies dalam risetnya.



Dengan demikian, IHSG diprediksi belum akan kembali ke area 6.000 pada perdagangan hari ini. Dennies meramalkan IHSG bergerak dalam rentang support 5.751-5.791 dan resistance 5.855-5.879.

Sementara Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya lebih optimistis dengan pergerakan IHSG. Menurutnya, pasar saham dalam negeri berpotensi menguat hari ini.

"Momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat IHSG dalam jangka panjang masih uptrend," papar William.


Ia juga berharap aliran dana asing (capital inflow) bisa kembali masuk, sehingga bisa menopang pergerakan indeks. William memprediksi IHSG hari ini berada dalam rentang support 5.671 dan resistance 5.889.

Pada awal pekan ini IHSG terkoreksi tipis 0,34 persen atau 20,34 poin ke level 5.831. Pelaku pasar asing juga masih tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp78,01 miliar. (agi/agi)