Transaksi Dagang China-Korea Utara Rontok 57 Persen

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 23/09/2018 20:23 WIB
Transaksi Dagang China-Korea Utara Rontok 57 Persen Ilustrasi perdagangan. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai transaksi perdagangan antara China dengan Korea Utara rontok 57,8 persen menjadi US$1,51 miliar pada periode Januari - Agustus 2018.

Bea Cukai China, dilansir Reuters, Minggu (23/3), menyebutkan bahwa impor dari Korea utara turun drastis hingga 89,3 persen menjadi US$143,6 juta pada periode yang sama. Sementara, ekspornya juga melorot 38,9 persen menjadi US$1,36 miliar.

Secara total, perdagangan China dengan Korea sampai Agustus 2018 mencapai US$219,9 juta. Realisasi ini tercatat tumbuh dibandingkan bulan sebelumnya, yakni US$194,6 juta.


Sebelumnya, China pernah melaporkan penurunan transaksi perdagangan dengan Korea Utara pada 2017 lalu. Perdagangan kedua negara pada tahun lalu melorot 10,5 persen dibandingkan 2016.

Ekspor China ke Korea Utara pada Agustus tercatat US$200,7 juta. Nilai itu melesat dari pencapaian Juli 2018 yang hanya sebesar US$177,4 juta.

Belum dijelaskan apakah penurunan transaksi dagang kedua negara disebabkan oleh perang dagang yang berlangsung antara China dengan Amerika Serikat.


Namun, belum lama ini, Pemerintah China berencana membuka ekonomi mereka dengan sebagian besar negara mitra dagang dengan memangkas rata-rata tarif impor pada Oktober 2018 nanti.

Pemangkasan tarif tersebut sejalan dengan janji Beijing kepada mitra dagang mereka, termasuk AS, untuk meningkatkan impor dari sejumlah negara.


(bir)