RI Lebih Baik dari Singapura soal Upaya Penurunan Ketimpangan

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 09/10/2018 12:42 WIB
RI Lebih Baik dari Singapura soal Upaya Penurunan Ketimpangan Ilustrasi perekonomian Singapura. (CNN Indonesia/Ranny Virginia Utami).
Jakarta, CNN Indonesia -- Nigeria, Singapura, Argentina masuk dalam jajaran negara yang dinilai buruk dalam mengatasi ketimpangan ekonomi. Di sisi lain, Indonesia justu meraih pujian dalam upaya mengatasi ketimpangan ekonomi.

Kondisi ini terungkap dalam laporan index penurunan ketimpangan yang dirilis Oxfam dan Development Finance International. Kedua lembaga tersebut memeringkat 157 negara berdasarkan penanganan ketimpangan dengan melihat kebijakan anggaran sosial, pajak, dan hak buruh yang merupakan tiga area kritis untuk menurunkan ketimpangan.


Laporan tersebut menjelaskan Singapura masuk peringkat 10 terbawah dalam mengatasi ketimpangan. Negeri jiran tersebut berada di peringkat 149, meski termasuk salah satu negara terkaya di dunia. 


Peringkat tersebut didasarkan pada indikator baru tentang sejauh mana kebijakan suatu negara memungkinkan penghindaran pajak. Negara tersebut juga tidak memiliki upah minimum untuk para pekerjanya, kecuali untuk petugas kebersihan dan penjaga keamanan.


Laporan tersebut juga menunjukkan negara-negara Asia relatif tertinggal dalam upaya mengatasi ketimpangan. Hal ini terlihat dari tiga negara yang berada di posisi terbawah dan tak ada satu pun yang masuk dalam posisi 10 teratas. Mayoritas pemerintah negara Asia gagal meningkat belanja perlindungan sosial dan kesehatan, serta membuat kebijakan yang berpihak pada buruh, termasuk upah.

Di sisi lain, laporan ini memuji Indonesia yang menujukkan kemajuan dalam upaya menurunkan ketimpangan. Salah satunya, dengan kenaikan upah buruh di Tanah Air yang mencapai hampir 9 persen tahun lalu. Meski tak masuk dalam jajaran 10 teratas, Indonesia juga tak termasuk dalam posisi 10 terbawah bersama Singapura. (agi/bir)